ADVERTISEMENT

Kasus Dugaan Pungli Tes Swab Covid-19, Tiga Pejabat Labkesda diberi Sanksi Administratif

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on google

 

Mojokerto, Lenteramojokerto, kasus dugaan pungli dalam tes swab Covid-19 di Labkesda Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto kini mulai menemukan titik terang. Pasalnya, Inspektorat Pemkab Mojokerto telah memberikan sanksi administrasi tiga ASN

 

Plt Inspektur Kabupaten Mojokerto Poedji Widodo, mengatakan bahwa dalam pendalaman kasus tersebut, pihak inspektorat menemukan beberapa indikasi pungli. Hanya saja, nominalnya relatif kecil.

“Ada temuan (Pungli) hanya saja nominalnya sekitar Rp 50.000 sampa Rp 100.000,” kata Poedji pada Lenteramojokerto.com, Jum’at (15/10/2021).

Pihak Inspektorat juga sempat melakukan penggledahan di kantor Labkesda. Namun, buku keuangan yang sempat beredar tidak berhasil ditemukan.

labkesda, pungli, inspektorat, Kasus Dugaan Pungli

“Sempat digledah, hanya saja buku yang sempat beredar itu tidak ditemukan,” ucapnya.

Masih kata Poedji, Kasus tersebut berujung dengan penggantian tiga pejabat di tubuh inspektorat yang terindikasi terlibat dalam kasus tersebut.

“Bu Mutohilah diganti dengan Dokter Irsyad, Dokter Ulum diganti Dokter Nurul, Dokter Langit dan untuk Dokter Langit saya kurang tau,” ucapnya.

Disinggung mengenai sanksi pidana Poedji juga menenegaskan, bahwa pihaknya hanya berwenang untuk memberikan sanksi Administrasi sedangkan untuk Sanksi Pidana meerupakan wewenang kepolisian. Inspektorat juga sudah memberikan laporan perkembangan kasus, hanya saja kepolisian melimpahkan kembali kasus tersebut ke pihak Inspektorat.

“Sudah kami laporkan (perkembangan kasus) ke Polres cuman dikembalikan ke kami, mungkin tidak ada unsur pidana. Akhirnya kami berikan sanksi administrasi,” pungkasnya

Berita Terkait