ADVERTISEMENT

Polres Mojokerto : Kecelakaan Truk di Galian C Tidak Ada Kaitannya Dengan Pengusaha Tambang

Sopir truk galian c, galian c, ngoro
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on google

 

Mojokerto, Lenteramojokerto – Polres Mojokerto telah melakukan penyelidikan atas kecelakaan tunggal yang menewaskan seorang sopir truk di galian C, Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Mojokerto.

Dalam pertistiwa yang menewaskan Marjuki (52) warga Desa Sumberejo, Kecamatan Wonoayu, Sidorjo tersebut, Polres Mojokerto menganggap tidak ada kaitannya dengan pengusaha tambang.

Sopir truk galian c, galian c, ngoro
Sopir Truk Galian C di Ngoro Tewas Tertimbun Sirtu

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Andaru Rahutomo mengatakan, pertambangan yang diketahui milik CV Barokah sudah mengantongi izin. Ia juga menegaskan bahwa, insiden kecelakaan tersebut tidak ada kaitannya dengan tambang.

“Tidak ada hubungannya dengan pemilik tambang. Soalnya, truk yang mengalami rem blong milik korban, bukan milik perusahaan. Jadi ya terpisah dengan tambang,” terangnya, Jumat (1/10/2021).

Lebih lanjut, pihaknya juga sudah memanggil 6 orang saksi atas kecelakaan yang menewaskan Marjuki (52) warga Desa Sumberejo, Kecamatan Wonoayu, Sidorjo.

“Enam orang saksi yang terdiri dari saksi kejadian, rekan kerja, dan pemilik tambang,” katanya

Dugaan sementara penyebab tewasnya korban disebabkan truk yang dikemudikan korban mengalami rem blong.

“Dugaan sementara truknya mengalami rem blong yang mengakibatkan truknya terguling. Kita masih melakukan penyidikan lebih lanjut,” ungkanya.

Seperti yang dikabarkan sebelumnya, Seorang sopir truk galian c berasal Desa Sumberejo, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo ini harus meregang nyawa lantaran truk yang dikemudikan terguling di lokasi pertambangan di Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Mojokerto, Jumat (24/9/2021) pagi hari.

Berita Terkait