ADVERTISEMENT

Ternyata Makanan Gosong Berbahaya untuk Kesehatan, Berikut Ulasannya

makanan gosong
Gambar Ilustrasi
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on google

Lenteramojokerto.com | Tips – Banyak cara yang bisa dilakukan dalam mengolah makanan, mulai dari dipanggang, di goreng, di rebus, dan di kukus. Namun makanan yang dimasak dengan cara direbus dan di kukus, dinyatakan lebih sehat. Hal itu dikarenakan, makanan yang dimasak dengan cara di goreng atau di panggang lebih beresiko gosong. Karena terlalu sering memakan makanan gosong disebut-sebut dapat menyebabkan kanker.

Seperti dilansir dari laman kesehatan One how to, Selasa (21/9/2021) Setiap makanan yang dimasak pada suhu 250 °C (482 °F) atau lebih tinggi akan kehilangan sifat alaminya dan menjadi berbahaya bagi tubuh. Hal itu dikarenakan, membakar makanan meningkatkan kandungan karbon dioksida. Setelah menelan racun ini, tubuh Anda harus memprosesnya sebelum membuangnya. Oleh karena itu Anda tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan gosong, berikut ini bahayanya:

Menghambat proses pencernaan

Jika Anda sering mengonsumsi makanan yang dibakar, tubuh Anda tidak dapat memproses racun secara efektif sehingga menumpuk di dalam tubuh. Hal tersebut akhirnya dapat menyebabkan degenerasi sel dan berbagai penyakit lambung atau hati. Selain itu, makanan yang dibakar lebih sulit dicerna oleh perut, sehingga harus menghabiskan lebih banyak waktu dan energi untuk mengolahnya.

Hal ini dapat menyebabkan rasa yang berat pada perut, mulas dan ketidaknyamanan pencernaan. Selain itu juga dapat menimbulkan berbagai macam penyakit lambung yang dapat menjadi penyakit kronis.

Mempercepat proses pembentukan sel kanker

Memasak makanan pada suhu tinggi dapat mempercepat proses pembentukan sel kanker, yakni akrilamida atau senyawa organik yang terbentuk saat makanan dimasak pada suhu tinggi. Selain itu ada amina heterosiklik yakni senyawa kimia yang ada dalam makanan tertentu yang dimasak pada suhu tinggi, seperti daging.

Berita Terkait