info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Dinsos Telah Mengajukan 524 Anak Yatim Terdampak Covid-19 di Kabupaten Mojokerto ke Kemensos RI

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
524 anak yatim, Dinsos, Kemensos, Ri
Foto Kantor Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto yang beralamatkan di JL RA Basuni No 8, Jampirogo, Sooko, Mojokerto

Mojokerto, Lenteramojokerto.com – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto akhirnya telah merampungkan pendataan anak yatim akibat ditinggal orang tuanya meninggal terpapar Covid-19. Sebanyak 524 anak yatim telah diajukan agar mendapatkan bantuan dari Kementrian Sosial (Kemensos).

Kasi Rehabilitas Sosial Dinsos Kabupaten Mojokerto, Ahmad Zainul Hasan mengatakan, data anak yatim akibat ditinggal orang tuanya meninggal terpapar Covid-19 yang berjumlah 524 anak sudah dikirimkan ke Kemensos pada senin (6/9/2021).

BACA JUGA :  Kemensos Malas Sanksi Pendamping PKH yang Merankap Supplier BPNT di Mojokerto

“Sudah kami kirimkan pada tanggal 6 September kemarin,” ucap Zainul saat dihubungi lenteramojokerto.com pada, Senin (13/9/2021).
Data tersebut tidak mengalami penambahan sejak dirampungkan Dinsos sejak tanggal 1 September lalu.

“Tidak ada penambahan, nanti kalo ada nunggu desa yang ngirim,” ujarnya.

524 anak yatim, Dinsos, Kemensos, Ri
Kantor Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto yang beralamatkan di JL RA Basuni No 8, Jampirogo, Sooko, Mojokerto

Sebelumnya, pendataan anak yatim akibat ditinggal orangtuanya meninggal terdampak Covid-19 sudah dirampungkan sejak tanggal 1 September, namun data tersebut baru dikirimkan ke Kemensos 5 hari sesudahnya. Hal tersebut lantaran menunggu tanda tangan dari Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati yang baru diselsaikan pada tanggal 6 September.

BACA JUGA :  Belum Ada Tersangka, Kejaksaan Tanyakan Perkembangan Hasil Penyidikan Kasus Uang Baru 3,7 M

“Rabu (1/9/2021) kemarin kami serahkan ke Ibu Bupati untuk mendapatkan tanda tangan pengantar untuk dikirim ke Kemensos,” papar Zainul saat dikonfirmasi Lenteramojokerto.com melalui WhatsApp, Jum’at (3/9/2021).

Pendataan anak yatim yang ditinggal orang tuanya meninggal terpapar Covid-19 tersebut merupakan intruksi kemensos melalui surat edaran nomor S-236/MS/C/HK.01/8/2021 yang dikirimkan sejak tanggal 9 Agustus 2021.
Rencananya, Kemensos akan menyiapkan anggaran khusus untuk bantuan anak yatim, piatu maupun yatim piatu yang terdampak Covid-19.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra