info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Faktor Risiko Kanker Limfoma dan Pencegahannya

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest

 

Mojokerto, Lenteramojokerto – Jagat hiburan sempat dikagetkan dengan pengakuan penyanyi sekaligus mantan personel Dewa 19, Ari Lasso bahwa dirinya mengidap kanker kelenjar getah bening atau yang disebut kanker limfoma.

Lantas apa sih, kanker limfoma?

Apa penyebab kanker tersebut?

 

Berikut kami akan menyajikan secuil ulasan tentang kanker limfoma.

 

Limfoma adalah kanker yang menyerang sistem limfatik (Sel limfosit), bagian dari sistem kekebalan tubuh. Sistem limfatik meliputi kelenjar getah bening, limpa, kelenjar timus, dan sumsum tulang belakang.

Pada pengidap kanker limfoma, sel-sel limfosit ini akan tumbuh dan berkembang secara tak terkendali. Akibatnya, tumor akan tumbuh dan berkembang menjadi kanker. Pertumbuhan yang abnormal ini akan menghambat kerja sel darah putih sebagai pelindung tubuh dari infeksi dan berbagai macam penyakit.

Limfoma dapat tumbuh pada bagian tubuh manapun, karena kelenjar getah bening sendiri tersebar di seluruh bagian tubuh. Jika sel-sel ini berkembang dan menyebar ke seluruh tubuh, maka dapat memengaruhi organ tubuh lain. Akibatnya, kanker akan tumbuh. ketahui gejala umum dari kanker limfoma, agar kamu dapat segera melakukan penanganan dengan tepat.

Terdapat dua jenis kanker limfoma yang banyak diderita. Yakni, jenis non-hodgkin yang menyerang kebanyakan penderita limfoma dan jenis hodgkin.

Faktor Risiko yang Jadi Pemicu Kanker Limfoma

Mulanya, kanker ini terjadi ketika adanya mutasi genetik pada sel-sel limfosit. Namun, sampai saat ini belum diketahui apa yang menjadi penyebab pasti dari mutasi genetik tersebut. Meski begitu, beberapa faktor risiko dapat menjadi pemicu terjadinya kondisi ini. Beberapa faktor risiko tersebut, meliputi:

  • Sebagian besar pengidap kanker ini berusia di atas 60 tahun.
  • Seseorang yang pernah terpapar virus Epstein-Barr atau EBV.
  • Seseorang yang memiliki kekebalan tubuh yang rendah.
  • Seseorang dengan kelebihan berat badan.

 

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra