info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Respon Surat dari KLHK, PSPLM Sidak Galian C di Sungai Galuh

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Foto Aktivitas Galian C di Sungai Galuh Dusun Dukuh, Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang, Mojokerto pada, Selasa (7/9/2021)
Galian C, galian di sungai, sungai galuh,
Aktivitas Galian C di Sungai Galuh Dusun Dukuh, Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang, Mojokerto pada, Selasa (7/9/2021)

Mojokerto, Lenteramojokerto.com – Paguyuban Srikandi Peduli Lingkungan Majapahit (PSPLM) langsung merespon surat tembusan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan kehutanan (KLHK) dengan sidak ke lokasi galian C yang berada di Sungai Galuh, Dusun Dukuh Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto pada, Selasa (7/9/2021).

Menurut keterangan Ketua PSPLM, Suwartik, dirinya mendatangi lokasi galian c sekitar pukul 12.30 WIB, kedatanganya sebagai bentuk respon surat tembusan dari KLHK.

BACA JUGA :  Ustadz di Sooko Diduga Cabuli 3 Muridnya, Korban Mengaku 25 Kali Dicabuli

“PSPLM melakukan sidak untuk mengecek kondisi saat ini setelah 3 bulan lalu kita belum pernah masuk ke lokasi galian c cikal mas,” ucap Suwarti pada Lenteramojokerto.com.

Suwarti juga mengatakan, dirinya juga sempat menanyakan ke pihak penggali atas kunjungan pihak KLHK ke lokasi galian c.

“Terkait surat Tembusan dari KLHK, pihak penggali tadi mengatakan bahwa mereka sudah pernah di panggil dari KLHK namun belum di datangi,” jelas Suwarti.

BACA JUGA :  Sidang Korupsi Bank Jatim Mojokerto, BPKP Provinsi Dihadirkan Sebagai Saksi Ahli

Disinggung terkait pelanggaran, Suwarti mengatakan bahwa galian c tersebut diduga sudah keluar dari titik kordinat hingga terdapat indikasi merusak sungai.

“Sudah sangat jelas merusak sungai, mulai dari kedalam hingga jarak sungai (dengan galian c), itu kan itu sungai besar mas,” tegas Suwarti.

 

Suwarti juga menjelaskan, galian c yang berda di sungai galuh tersebut, sempat terjerat kasus yang sama hingga membuat Lukman (pemilik galian sebelumnya) dipenjara.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra