info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Khalimatus Sadiyah, Atlet Asal Mojokerto yang Sukses Buat Sejarah Baru Indonesia

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Khalimatus Sadiyah, atlet badminton mojokerto
Foto Khalimatus Sadiyah bersama mantan Ketua KONI Kabupaten Mojokerto, Firman Efendi saat diundang KONI Kabupaten Mojokerto usai meriah emas di Asian Para Games tahun 2018 lalu. [Foto : dok KONI Kabupaten Mojokerto]

Khalimatus Sadiyah, atlet badminton mojokerto
Khalimatus Sadiyah bersama mantan Ketua KONI Kabupaten Mojokerto, Firman Efendi saat diundang KONI Kabupaten Mojokerto usai meriah emas di Asian Para Games tahun 2018 lalu. [Foto : dok KONI Kabupaten Mojokerto]
Mojokerto, Lenteramojokerto.comIndonesia berhasil menoreh sejarah baru di bidang olahraga. Kali ini, Indonesia berhasil menyabet medali emas perdana di Paralimpiade Tokyo 2020, Sabtu (4/9/2021). Medali emas tersebut dipersembahkan oleh putri terbaik Kabupaten Mojokerto yakni Khalimatus Sadiyah yang berpasangan dengan Leani Ratri Oktila di cabang olahraga badminton.

Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah sukses menggondol medali emas setelah mengalahkan pasangan Cheng Hefang/Ma Huihui dari Tiongkok. Tak tanggung-tanggung, pasangan ganda putri Indonesia ini menangkan pertandingan final badminton kelas SL3–SU5 tersebut secara telak dengan menyapu bersih 2 set sekaligus dengan skor 21-18 dan 21-12.

Khalimatus Sadiyah sendiri merupakan atlet badminton asal Kabupaten Mojokerto. Perempuan kelahiran 1999 ini, merupakan bungsu dari tiga bersaudara asal Dusun Kecubuk, Desa Banjartanggul, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Putri dari Maslukah (56) ini sebelum menjalani pemusatan latihan nasional (Puslatnas) Badminton di Solo tahun 2014, bergabung dengan Perkumpulan Bulutangkis (PB) Bendo Sport di Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Meski bermain dengan menggunakan tangan kirinya alias kidal, tampil layaknya atlet normal.

PB Bendo Sport, Nur Wahib mengatakan Khalimatus sudah bergabung dengan PB Bendo Sport saat masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD).

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra