ADVERTISEMENT

Tingkatkan Budaya Literasi Kesetaraan Gender, Mahasiswa Unesa Dirikan Rumera Untuk Anak Sd Di Desa Gumeng

Rumera, Unesa, gumeng, rumah melek aksara
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on google
Rumera, Unesa, gumeng, rumah melek aksara
Rumah Melek Aksara

Mojokerto, Lenteramojokerto.com – RUMERA sebagai wujud upaya literasi kesetaraan gender untuk anak SD yang didirikan oleh mahasiswa UNESA pada Program Kreativitas Mahasiswa di Desa Gumeng Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto. Rumah Melek Aksara (Rumera) merupakan wadah yang digunakan untuk meningkatkan minat baca anak yang berbeda dengan yang lain. Rumera difokuskan pada pengembangan budaya baca pada anak sekaligus untuk menumbuhkan nilai-nilai kesetaraan gender. RUMERA berbasis literasi kesetaraan gender yang mampu memberikan wawasan kepada anak, bahwa baik perempuan maupun laki-laki, sama-sama memiliki kesempatan yang sama untuk dapat mengembangkan kemampuan pada dirinya.

Objek sasaran dari program kreativitas mahasiswa ini adalah anak-anak yang berusia 6-12 tahun yang masuk dalam kategori jenjang sekolah dasar yang ada di Desa Gumeng Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto.

Saat ini yang menjadi masalah di Desa Gumeng adalah minimnya minat baca karena kepercayaan masyarakat yang ada di desa Gumeng terkait pendidikan tidak terlalu penting, terutama bagi seorang perempuan yang nantinya akan menjadi seorang istri. Hal tersebut didukung dengan letak Desa Gumeng yang jauh dari kota. Desa ini berlokasi di sebelah ujung selatan kecamatan gondang.

Jarak untuk menuju desa ini sangatlah jauh hampir di sekeliling dan kanan kiri masih banyak semak belukar dan hutan jati. Terlebih kondisi sosial yang ada disekitar juga mendukung sebagaimana yang ada di desa Gumeng ini terkait dengan akses internet yang lumayan sulit. Banyak dari anak-anak yang ada di Desa Gumeng ini menghabiskan waktunya untuk bermain dengan teman sebaya. Sehingga banyak anak-anak baik laki-laki maupun perempuan yang ada didesa ini memiliki minat baca dan pendidikan yang rendah.

Berita Terkait