info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Mucikari Prostitusi Anak SMP-SMA di Kota Mojokerto di Jatuhi Hukuman 10 Tahun Penjara

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Mucikari, Prostitusi, SMP - SMA
Foto Mucikari Kasus Prostitusi anak SMP - SMA di Kota Mojokerto
Mucikari, Prostitusi, SMP - SMA
Mucikari Kasus Prostitusi anak SMP – SMA di Kota Mojokerto

Mojokerto, lenteramojokerto.com – Kasus prostitusi dengan korban sebagian besar usia 14 tahun hingga 16 tahun atau masih berstatus siswa SMP dan SMA sudah selesai disidangkan. Sang mucikari Olan Sumariono (OS) warga Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto divonis majelis hakim 10 tahun kurungan penjara.

Dalam persidangan kasus praktek prostitusi terselubung di Mojokerto yang berhasil dibongkar Unit IV Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Jatim di akhir bulan januari 2021 tersebut, Pengadilan Negri (PN) Mojokerto memvonis OS dengan 10 tahun kurungan penjara dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan.

BACA JUGA :  Sidang Korupsi Bank Jatim Mojokerto, BPKP Provinsi Dihadirkan Sebagai Saksi Ahli

Putusan Masjelis Hakim PN Mojokerto terhadap terdakwa OS ini, 2 tahun lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut terdakwa dihukum selama 12 tahun penjara.

Ardiani, Ketua Majelis Hakim menyatakan, terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 12 dan 17 UU RI Nomor 21 tahun 2007 tentang Tinda Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Seperti diketahui, pada akhir Januari 2021, OS diamankan Polda Jawa Timur terkait kasus prostitusi anak dibawah umur. Korbannya cukup banyak dan sebagian besar usia 14 tahun hingga 16 tahun atau masih berstatus siswa SMP dan SMA.

BACA JUGA :  Kasus Dugaan Pencabulan Sesama Jenis di Mojokerto Naik ke Tahap Penyidikan, SPDP Sudah Diterima Kejari

Modus yang dilakuan OS, yakni merekrut beberapa reseller dan ditawarkan secara online dengan tarif bervariasi, antara 250 ribu, Rp 600 ribu hingga ada yang lebih dari 1 juta. Terdakwa OS (38) adalah pemilik di Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra