info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

97 Anak di Kota Mojokerto Yatim Piatu Karena Orang Tuanya Meninggal Covid-19

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
97 anak yatim, anak yatim Kota Mojokerto
Foto Ning Ita saat memeluk anak yatim akibat covid-19
97 anak yatim, anak yatim Kota Mojokerto
Ning Ita saat memeluk anak yatim akibat covid-19

Mojokerto, Lenteramojokerto.com – Sejak Januari 2021 sebanyak 97 anak di Kota Mojokerto menjadi yatim piatu akibat karena ditinggal orang tuanya meninggal terpapar Covid-19. Saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto terus mengupayakan bantuan sosial yang menyasar anak yatim tersebut.

 

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Mojokerto, Choirul Anwar mengatakan, dari 97 anak yatim yang ada di Kota Mojokerto sudah 25 anak sudah menerima bantuan dari pemerintah Provinsi.
“Data yang masuk sejak Januari total sudah 97 anak yatim,” ungkapnya, Minggu (22/8/2021).

Ia juga menambahkan, saat ini dinsos melalui Unit P3A terus melakukan pendataan dan pendampingan psikologis terhadap anak yatim yang ditinggal orang tuanya meninggal karena Covid-19.
“Dinsos P3A sudah memberikan bantuan berupa bahan sembako dan pendampingan secara psikologis kepada mereka. Pendampingan psikologis bakal diberikan sampai sang anak dirasa sudah bisa sembuh dari trauma yang menimpa mereka,” ujarnya.

 

Mantan Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Sekretaris Daerah Kota (Kabag Kesra Setdakot) Mojokerto ini mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus memperbaharui data anak-anak yatim piatu akibat kasus Covid-19 tersebut.
“Karena saat ini prioritas Pemprov Jawa Timur adalah untuk memberikan santunan bagi anak-anak yang memang terdampak Covid-19 sehingga harus hidup mandiri tanpa orang tuanya,” ujarnya.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra