ADVERTISEMENT

Beras Bansos Tak Layak Mendapat Sorotan DPRD Kabupaten Mojokerto

Beras bansos, kemensos, dprd kabupaten mojokerto
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on google
Beras bansos, kemensos, dprd kabupaten mojokerto
Hendra Purnomo, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto

Mojokerto, lenteramojokerto.com Beras  bansos (bantuan sosial) sejumlah 10 kg dari kementrian sosial (kemensos) yang ditemukan berisi putung rokok dan berbau mendapat sorotan DPRD Kabupaten Mojokerto.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mojokerto, Subandi menjelaskan pihak legislatif melalui Komisi IV yang membidangi Pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat sudah menerima pengaduan masyarakat dan akan segera melakukan rapat kerja terbatas untuk menindaklanjuti terkait temuan putung rokok dalam beras Bansos PPKM kemasan 10 kilogram di Dusun Daleman, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

“Jadi kita sudah menampung keluhan masyarakat dan kita sikapi terlebih dahulu dengan rapat kerja komisi jika memang situasinya gawat maka akan kita tindaklanjuti dengan meminta penjelasan dari dinas terkait,” ungkapnya, Jumat (13/8/2021).

Politisi Partai Golkar ini juga menjelaskan dalam rapat kerja komisi IV bersama pimpinan dewan akan menindaklanjuti dan mengkaji mengenai temuan putung rokok dalam beras Bansos PPKM yang didistribusikan untuk masyarakat Kabupaten Mojokerto tersebut.

“Jika memang penjelasan OPD terkait belum memuaskan maka kita akan turun langsung untuk mengumpulkan data dan informasi termasuk keluhan warga terkait beras bansos berpuntung rokok,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto Hendra Purnomo menambahkan pihaknya akan berkoordinasi bersama Dinas Sosial dan Perum Bulog Cabang Surabaya Selatan mengenai temuan puntung rokok di dalam kemasan Bansos PPKM tersebut.

Berita Terkait