info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Seorang Pria Meninggal Secara Tiba-Tiba, Hebohkan Warga Kranggan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Meninggal tiba-tiba, Kranggan, Jenazah
Foto Jenazah saat dievakuasi
Meninggal tiba-tiba, Kranggan, Jenazah
Jenazah saat dievakuasi

Lenteramojokerto | Kota Mojokerto – Warga Kranggan dihebohkan dengan ditemukannya seorang pria yang meninggal secara tiba-tiba. Korban diketahui bernama Mochammad Anshori (63) warga Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa di ruang tamu kediamanya, Kamis (29/7/2021) petang.

Menurut kesaksian Ketua RT setempat Wujudi (57), korban tidak kelihatan sejak pagi hari. Namun, informasi dari beberapa warga ada yang melihat masih bersepeda.

BACA JUGA :  Ketua KPRI Budi Artha Anggap RAT Luar Biasa Cacat Secara Hukum

“Dari pagi sudah tidak kelihatan. Sebelumnya katanya ada yang melihat sepedaan,” akunya.

 

Masih kata Wujudi, korban tinggal dirumah sendirian. Karena keluarga korban tidak ditempat lain.

“Dia tinggal sendirian. Kakak-kakaknya tidak tinggal disini. Dia (korban) masih tidak punya anak, masih bujangan,” ungkap Wujudi.

 

Sebelum diketahui meninggal dunia, salah satu warga memanggil korban untuk makan. Namun, karena tidak ada jawaban dari dalam rumahnya, warga lantas masuk kedalam rumah korban yang ditemukan sudah tidak bernyawa. Warga yang mengetahui langsung melaporkan kejadian itu ke petugas

BACA JUGA :  Barang Bukti Narkoba hingga Bak Mandi Dimusnahkan Kejari Kabupaten Mojokerto

“Sama warga dilihat, katanya sudah meninggal dunia,” ujar Wujudi.

Petugas dari Indonesian Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polresta Mojokerto mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah itu, korban dievakuasi oleh petugas PMI Kota Mojokerto dengan menggunakan protokol kesehatan dan Alat Pelindung Diri (APD) menuju RSUD Wahidin Sudiro Husodo untuk mendapat penanganan medis.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra