ADVERTISEMENT

PMII Dan Polres Mojokerto Bagi Sembako Kepada PKL Di Trowulan

Pmii Mojokerto, Kapolres Mojokerto, Bagi Sembako, PKL
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on google
Pmii Mojokerto, Kapolres Mojokerto, Bagi Sembako, PKL
Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander (Kiri) beserta Ketua Umum PC PMII Mojokerto, Ihwanul Qirom (tengah) saat membagikan sembako ke PKL di Trowulan, Senin (19/7/2021)

Lenteramojokerto.com | Mojokerto – Dampak pandemi Covid-19 terhadap perekonomian masyarakat begitu terasa. Terlebih sejak diterapkannya PPKM Darurat membuat pendapatan Pedagang Kaki Lima (PKL) menurun drastis. Hal tersebut membut Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Polres Mojokerto membagikan sembako kepada PKL di sekitar Candi Brahu, Kecamatan Trowulan, Senin (19/7/2021).

Ketua umum PMII Mojokerto, Ihwanul Qirom mengatakan pembagian sembako tersebut bertujuan agar bisa membantu masyarakat khususnya PKL yang merasakan dampak PPKM Darurat.

“Agar bisa meringankan beban PKL akibat pandemi covid dan penerapan PPKM Darurat ini,” ujarnya.

Masih kata Iwan sapaan akrab ketua PMII Mojokerto, akibat pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PPKM Darurat tersebut, pendapatan harian PKL menurun drastis.

“Sempat saya tanya tanya PKL tadi, pendapatan mereka menurun. Setelah penerapan PPKM pendapatan mereka per hari hanya Rp 100.000 bahkan ada yang sampai Rp 20.000 saja,” ucapnya.

Melihat hal tersebut Iwan berharap agar pandemi Covid-19 segera berakhir dan PPKM segera berakhir agar masyarakat bisa beraktivitas normal.

“Semoga pandemi ini cepat selesai, kalau bis PPKM tidak diperpanjang soalnya membuat rakyat kecil kesulitan mencari uang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan bahwa pemberian sembako tersebut agar bisa meringankan beban PKL yang mengalami penurunan pendapatan karena penerapan PPKM Darurat.

Berita Terkait