info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Kembali Beroperasi, Warga Dusun Geruh, Desa Jatidukuh Blokade Truk Galian C

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Warga Geruh, Jatidukuh, Blokade, Galian C, Pertambangan
Foto Warga Dusun Geruh, Desa Jatidukuh protes aktivitas pertambangan galian c dengan blokade jalan truk galian c
Warga Geruh, Jatidukuh, Blokade, Galian C, Pertambangan
Warga Dusun Geruh, Desa Jatidukuh protes aktivitas pertambangan galian c dengan blokade jalan truk galian c

Lenteramojokerto.com | Mojokerto – Kembali beroperasi, warga Dusun Geruh, Desa Jatiduku, Kecamatan Gondang blokade truk yang mengangkut hasil pertambangan galian C yang diduga tidak sesuai komoditas, Jum’at (16/7/2021).

Pantauan di lokasi terlihat beberapa warga dusun Geruh, desa Jatidukuh, sudah berkumpul sekitar pukul 12.00 WIB. Warga yang sudah berkumpul menutup jalan yang menjadi akses menuju pertambangan galian c yang diketahui milik Sukiyat dengan menggunakan meja panjang.

BACA JUGA :  Kepala Dusun Ditemukan Tewas di Area Persawahan Trowulan

Sumartik, warga setempat mengatakan aksi penutupan jalan tersebut sebagai bentuk kekecewaan warga dusun Geruh, desa Jatidukuh lantaran aktivitas pertambangan galian c tidak sesuai dengan komoditas dalam perizinan.

“Kami kecewa, soalnya pengusaha (galian c) tidak sesuai izin. Yang diambil tanah urug, padahal izinya batu andesit,” ucapnya.

Masih kata Sumartik, aktivitas pertambangan galian c di dusun Geruh, desa Jatidukuh sudah sudah tiga minggu kembali beroperasi yang sebelumnya sempat berhenti.

BACA JUGA :  Korcam PKH Kutorejo Ketahuan Merangkap jadi Supplier E-Warong

“Sehabis lebaran kembali beroperasi, sebelumnya tidak beroperasi karena didatangi warga yang protes,” kata sumartik.

Sebelumnya, Warga juga sudah melakukan pelaporan ke pihak kepolisian. Namun, respon dari pihak kepolisian membuat warga kecewa.

“Kami sudah lapor ke Polres Mojokerto, Polda Jatim juga sudah, tapi tidak ada tindakan sama sekali,” ujar Sumartik kecewa.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra