ADVERTISEMENT

Kejam, Pelaku Pembuang Bayi di Kutorejo Adalah Ibunya Sendiri

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
penemuan bay, pembuangan bayi, kutorejo
Foto Lokasi penemuan bayi
penemuan bay, pembuangan bayi, kutorejo
Lokasi penemuan bayi

Lenteramojokerto.com | Mojokerto – Penemu Bayi selasa (22/6/2021) di atas tumpukan kayu bakar di belakang rumah warga Dusun Ngrayu, Desa Kepuhpandak Kecamatan Kutorejo ternyata ibu kandung bayi mungil tersebut. Setelah diselidiki pihak kepolisian, Pelaku pembuang bayi terungkap, namun tak disangka penemu itu ibu kandung bayi sendiri. Ternyata pelaku merekayasa menemukan bayi di belakang rumahnya, namun padahal bayi yang ia temukan itu darah dagingnya sendiri.

BACA JUGA :  Pria Di Mojokerto Tewas Terlindas Truk Gandeng Saat Hindari Kubangan Air

Pelaku tega merekayasa menemukan bayi lantaran malu telah berbadan dua. Ia nekad melakukan agar warga tak mengetahui jika ia sudah memiliki anak di luar pernikahan.

Pelaku yang tak lain ibu bayi itu yakni Mirna. Mirna sendiri merupakan orang pertama yang mengaku menemukan bayi di atas tumpukan kayu bakar sekitar pukul 04.00 WIB. Mirna adalah keponakan Suryati, berusia 57 tahun, yang merupakan pemilik pekarangan.

BACA JUGA :  Randy Bagus, Pacar Novia Widyasari Segera Disidang Kode Etik

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Andaru Rahutomo mengatakan, dalam pemeriksaan terhadap saksi yakni ibu si bayi menjelaskan keterangannya mengaku tidak ingin membuangnya. Namun, karena takut dan malu terhadap orang tuanya, si Mirna ini membuat kamuflase atau tentang penemuan bayi.

“Pelakunya adalah si penemu itu sendiri, tidak lain ibu yang menemukan bayi pertama kali. Ternyata itu kamuflase saja, karena malu sama orang tuanya, lantaran hamil di luar nikah. Sekarang dilakukan pemulihan psikologi terhadap si ibu bayi, dan perawatan pasca melahirkan bayi,” kata Andaru.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra