Selasa, 3 Agustus 2021
ADVERTISEMENT

Hasil Uji Lab Limbah di Ngoro Buat DLH dan Polres Mojokerto Kembali Saling Lempar

DLH, Limbah B3
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto

Lenteramojokerto.com | Mojokerto – Polemik pembuangan limbah yang diduga berjenis B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) di Ngoro kembali membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Polres Mojokerto saling lempar.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto membantah kabar bahwa pihaknya sudah memberikan peryantaan ke pihak kepolisian, akan tidak adanya kandungan zat berbahaya pada sample limbah yang dibuang di Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro.

BeritaLainnya

“Hasilnya (uji laboratorium limbah) tanyakan ke pihak kepolisian, karena yang mengajukan (uji laboratorium) itu polres,” ujar Kepala DLH Kabupaten Mojokerto, Didik Chusnul kepada lenteramojokerto.com, Selasa (15/6/2021).

Lebih lanjut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto, Didik Chusnul turut menjelaskan, pihak yang bisa menangani permasalahan ini, termasuk melakukan Uji Laboratorium adalah pihak Polres. Hal ini dikarenakan menyangkut dua wilayah yakni Mojokerto dan Sidoarjo.

“Uji Laboratorium dikirimkan polres ke DLH Provinsi, jadi untuk hasil (uji lab) sesuai pernyataan polres,” pungkas Didik.

Sebelumnya, pihak kepolisian menyatakan bahwa dalam penjelasan DLH, hasil uji lab menyebutkan tidak adanya kandungan zat atau bahan berbahaya dan beracun (b3) dalam sample tersebut.

“Tidak ada kandungan B3 dalam limbah tersebut, itu yang dikatakan DLH kepada kita (Polres Mojokerto) waktu kita panggil, Senin (10/5/2021),” ujar Kanit Tpidter Polres Mojokerto, Ipda Raditya Herlambang.

BeritaTerkait


Gaya Hidup

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.