info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Uang Retribusi Tidak Jelas, Warga Gruduk Balai Desa Bangun

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Warga Desa Bangun, Dana Retribusi
Foto Warga Desa Bangun saat menyampaikan protes di Balai Desa Bangun
Warga Desa Bangun, Dana Retribusi
Warga Desa Bangun saat menyampaikan protes di Balai Desa Bangun

Lenteramojokerto.com | Mojokerto – Puluhan warga desa Bangun, Kecamatan Pungging, Mojokerto gruduk balai desa pertanyakan aliran uang retribusi dari pengelolaan limbah, Rabu (2/6/2021) siang hari.

Puluhan warga bangun pertanyakan kejelasan Dana retribusi dari pengelolaan PT Berkah Citra Ichsani kepada desa Bangun yang diduga tidak jelas dananya.

Warga desa Bangun, Lukojoyo mengatakan, bahwa warga sudah tanyakan uang retribusi dari PT Berkah Citra Ichsani kepada bendahara dan membenarkan adanya uang retribusi, namun aliran dananya tidak jelas.

BACA JUGA :  Barang Bukti Narkoba hingga Bak Mandi Dimusnahkan Kejari Kabupaten Mojokerto

“Bu Septi selaku Bendahara desa kita tanyai, dan mengaku bahhwa ia menerima uang retribusi,” ucapnya.

Lebih lanjut, Lukojoyo juga menjelaskan, uang retribusi selanjutnya diberikan bendahara ke sekretaris desa, namun setelahnya uang tersebut diduga tidak jelas keberadaanya.

“Setelah membuat kwitansi, Bu Septi memberikan uang retribusi tersebut ke pak Fanani, Sekdes Bangun,” jelasnya.

Namun dalam aksi penggrudukan warga tersebut, Sekdes tidak hadir sehingga warga masih belum menerima kejelasan dana retribusi tersebut.

BACA JUGA :  Korupsi Bank Jatim Mojokerto, Negara Rugi Rp 1,1 Miliar

“Kami menuntut agar pemerintah desa bisa memasukan dana retribusi tersebut ke PAD,” kata Lukojoyo.

Masih kata Lukojoyo, untuk langkah selanjutnya warga akan kembali datangi pemerintah desa untuk memperjelas uang retribusi tersebut.

“Rencananya kami, Jum’at (11/6/2021) warga akan dikumpulkan kembali dengan BPD dan Kepala Desa untuk retribusi aliran dana kompensasi. Kami hanya ingin menyelamatkan aset desa, dana yang harusnya masuk ke kas desa dan dipergunakan untuk kesejahteraan warga desa bangun,” ucapnya.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra