info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Tindak Lanjut Laporan PSPLM, Polres Akan Panggil Pemilik Tambang

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Polres Mojokerto, PSPLM
Foto Kantor Polres Mojokerto
Polres Mojokerto, PSPLM
Kantor Polres Mojokerto

Lenteramojokerto.com | Mojokerto – Perkembangan pelaporan Paguyuban Srikandi Peduli Lingkungan Majapahit (PSPLM) masih berlangsung. Polres Mojokerto akan memanggil pemilik pertambangan galian c dalam waktu dekat.

Kanit Tipidter Polres Mojokerto, Herlambang mengatakan, dalam tindak lanjut pelaporan yang diajukan PSPLM pada, Rabu (21/4/2021) pihak kepolisian akan memanggil pihak pemilik tambang untuk dimintai keterangan.

“Ya, kita akan panggil pemilik tambang terlebih dahulu, atas nama Yudo Utomo, Lukman Toha, dan pemilik CV Surya Perkasa Beton,” ucapnya pada lenteramojokerto.com, Senin (31/5/2021).

BACA JUGA :  Pulihkan Kekosongan Anggota, KPRI Budi Artha Selenggarakan PAW

Lebih lanjut, Herlambang juga menjelaskan, dalam laporan PSPLM tersebut mempermasalahkan beberapa titik galian c yang diduga Komoditas yang tidak sesuai, Pertambangan yang keluar dari Titik Kordinat, dan perusakan bibir sungai.

“Yang dipermasalahkan kemarin salah satunya komoditas pertambangan tidak sesuai. Dalam penyampaian bu warti dalam izin, komoditas berbunyi batu andesit, namun yang di ambil tanahnya. Namun kita masih perlu mendalami dulu,” jelasnya.

BACA JUGA :  Barang Bukti Narkoba hingga Bak Mandi Dimusnahkan Kejari Kabupaten Mojokerto

Dilain pihak, ketua PSPLM, Suwarti mengatakan, dalam pelaporan pada, Rabu (21/4/2021) tersebut PSPLM mempermasalahkan tiga pertambangan di daerah kecamatan Gondang yang disinyalir merusak lingkungan. Adapun tiga titik berada di Desa Wonoploso 1 titik, dan di Desa Jatidukuh sebanyak 2 titik.

“Wilayah di desa Wonoploso, dusun Pandansari merembet ke desa Kebontunggul, dan dua titik di wilayah Jatidukuh,” jelasnya.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra