info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Simpang Siur Oknum Pembuang Limbah B3 di Ngoro, DLH Dan Kepolisian Saling Lempar

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Limbah B3
Foto Gambar Ilustrasi Limbah B3 Ilegal
Limbah B3
Gambar Ilustrasi Limbah B3 Ilegal

Lenteramojokerto.com | Mojokerto – Kasus pembuangan limbah yang diduga berjenis B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) semakin bias. Kini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Polres Mojokerto terkesan saling lempar terkait oknum pembuang limbah di Dusun/Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Sebelumnya DLH mengatakan bahwa oknum pembuang limbah B3 sudah berhasil diketahui dan sudah dalam penyelidikan Polres Mojokerto, namun pihak kepolisian membantah akan informasi tersebut.

BACA JUGA :  Kasus Dugaan Pencabulan Sesama Jenis di Mojokerto Naik ke Tahap Penyidikan, SPDP Sudah Diterima Kejari

Kanit Tipiter Polres Mojokerto, Herlambang mengatakan, terkait perusahaan pembuang limbah B3 pihak kepolisian masih belum mengantongi nama.

“Belum, saat kami melakukan penyelidikan dengan saksi dari warga sekitar belum ada yang menyebutkan nama perusahaan, jadi kami tidak bisa memanggil,” ujar herlambang pada lenteramojokerto.com, Sabtu (1/5/2021).

Saat dikonfirmasi terkait pernyataan DLH yang menyebutkan bahwa pihak kepolisian sudah memanggil pihak perusaahaan dari Sidoarjo yang diduga membuang limbah b3, herlambang membantah akan tudingan tersebut.

BACA JUGA :  Sidang Korupsi Bank Jatim Mojokerto, BPKP Provinsi Dihadirkan Sebagai Saksi Ahli

“Tidak benar itu mas, nanti saya akan konfirmasi dengan DLH akan pernyataan tersebut,” tegasnya.

Lebih lanjut, terkait hasil uji lab sampel limbah yang diduga b3, herlambang mengaku sudah keluar, namun pihaknya enggan memberikan penjelasanya kandungan zat yang berada di limbah tersebut.

“Hasilnya sudah keluar, namun bunyinya hanya hasil ukurannya saja, yang bisa menjelaskan pihak DLH,” pungkasnya.

Namun saat lenteramojokerto mencoba untuk konfirmasi, pihak DLH tidak bisa dihubungi.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra