ADVERTISEMENT

Puluhan Kenalpot Brong Dihancurkan oleh Polres Kabupaten Mojokerto

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
puluhan kenalpot dihancurkan polres mojokerto
Foto Foto Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander (kanan) memotong kenalpot brong, Senin (19/4/2021)
puluhan kenalpot dihancurkan polres mojokerto
Foto Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander (kanan) memotong kenalpot brong, Senin (19/4/2021)

Lenteramojokerto.com | Mojokerto – Sebagai bentuk pendisiplinan dalam berkendaraan puluhan kenalpot brong terpaksa harus dihancurkan oleh Polres Mojokerto di halaman Mapolres Mojokerto pada, Senin (19/4/2021) siang hari. Penghancuran kenalpot ini dengan cara dipotong dengan menggunakan mesin gerinda.

Puluhan kenalpot brong tersebut didapat dari operasi MESRA (Mojokerto Sehat Tertib Ramadhan) yang sedang melakukan balapan liar di Desa Lengkong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Dalam operasi tersebut Polres Mojokerto berhasil mengamankan sebanyak 84 motor tahan.

BACA JUGA :  Randy Bagus, Pacar Novia Widyasari Segera Disidang Kode Etik

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander mengatakan, selain mengamankan 67 kenalpot brong, Polres Mojokerto juga menyita veleg motor yang tidak memenuhi standart kelayakan.

“67 unit kenalpot yang tidak sesuai dengan spek kendaraan bermotor tersebut. Selain itu, beberapa motor yang pemiliknya tidak bisa menunjukan surat suratnya juga kami sita,” ucapnya

Mantan Kapolres Kota Malang juga menjelaskan, segrombolan pemuda yang melakukan balapan liar tersebut memanfaatkan groub whatsapp untuk mengorganisir anggota lainnya.

BACA JUGA :  Salah Sasaran, Dorong Motor Curian Mogok Hingga 3 KM, Maling Di Surabaya Tertangkap Warga

“untuk mengkordinir dan memberikan informasi situasi kondisi aman mereka menggunakan aplikasi WA,” jelas Dony.

Lebih lanjut, alumni Akpol 2000 ini juga mengatakan, untuk tindak lanjut Polres Mojokerto akan melimpahkan berkas beseta barang bukti tilang seperti kenalpot brong ke Kejaksaan Negeri Mojokerto.

“Nanti nomor rangka dan Nomor mesin akan kita cek,” ujar Dony. bahwa aktivitas balap liar yang terjadi di kecamatan trowulan tersebut dinilai sangat meresahkan warga sekitar karena mengganggu kenyamanan warga dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra