HOME // Pariwisata

 

Nekat melakukan aksi balap liar, Ratusan Pemuda Diringkus Polisi

 Pada: 18 April 2021

balap liar
Ratusan pemuda yang diamankan Polres Kabupaten Mojokerto karena balapan liar di desa Lengkong kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto, Minggu (18/4/2021)

Lenteramojokerto.com | Mojokerto – Ratusan pemuda nekat melakukan aksi balap liar di Desa Lengkong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto berhasil diringkus oleh Polres Mojokerto, Minggu (18/4/2021). Akhirnya, Sebanyak 120 pembalap liar beserta 84 motor diamankan pihak kepolisian.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander mengatakan, beberapa pemuda yang datang untuk mengikuti atau melihat balapan liar tersebut banyak dari luar Mojokerto.

“Ada ratusan pemuda dan kendaraan roda dua yang kami amankan. Bukan hanya warga Mojokerto tapi juga Jombang,” ungkapnya.

Alumni Akpol 2000 ini mengatakan, Aksi balap liar yang dilakukan diwaktu sahur tersebut dinilai cukup meresahkan masyarakat khususnya warga desa Lengkong. Banyak masyarakat mengeluhkan, disaat bulam suci Ramadhan dimana umat islam menjalankan ibadah puasa, namun saat sahur terganggu balapan liar.

“Rawan kecelakaan dan bisa mengancam nyawa. Tentunya kenyamanan beribadah dalam bulan suci Ramadhan akan terganggu,” ucap Doni.

BACA JUGA :  Kawal Kekerasan Seksual, Kopri Mojokerto Datangi Mapolres Mojokerto

Selain mengganggu kenyamana warga sekitar, Dony juga mengungkapkan, dalam balapan liar tersebut juga ada beberapa pemuda yang membawa botol miras.

“Masih didapati, tidak mematuhi protokol kesehatan, tidak menggunakan masker dan mengkonsumsi miras,” ungkapnya.

Untuk langkah selanjutnya, sebanyak 120 pemuda beserta 84 motor diamankan ke Mapolres Kabupaten Mojokerto untuk dilakukan pendataan dan penilangan. Selain itu Polres juga menghubungi orang tua mereka untuk penjemputan.

“Harapanya agar mereka bisa kembali ke jalan yang benar, tidak lagi balapan liar atau nonton balapan liar,”  ungkapnya.

Kapolres juga mengingatkan, jika saat ini masih dalam situasi pandemi corona. pihaknya bersama Forum Pimpinan Kepala Daerah (Forkompinda) berharap masyarakat Mojokerto semua untuk tetap selalu mengawasi anak-anaknya agar nantinya tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan bersama.

“Ini tanggungjawab kita bersama untuk bisa membina anak-anak kita yang terjaring Operasi Mesra untuk bisa diawasi bersama-sama,” Pungkasnya. (DIY)

BACA JUGA :  Tak Gunakan Helm Dominasi Pelanggaran Lalulintas Saat Operasi Patuh Semeru

 









Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI