ADVERTISEMENT

Jembatan Penghubung 3 Desa di Dawarblandong Ambles

jembatan ambles
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on google
jembatan ambles
Foto kondisi jembatan ambles di Kecamatan Dawarblandong

Lenteramojokerto | Mojokerto – Jembatan penghubung antara tiga desa di Kecamatan Dawarblandong ambles tergerus air. Akibatnya warga harus memutar melalui jalur lain yang jarak tempuhnya 4 kilometer lebih jauh.

Peristiwa di jembatan yang sekaligus penghubung altenatif  ke Gresik dan Lamongan tersebut terjadi Jumat, (2/4/2021), sekitar pukul 01.00 WIB, usai hujan deras mengguyur hingga menyebabkan luberan air di atas jembatan. Debit air yang deras di kali Jenglot, membuat karung penahan pasir tak mampu menahan beban jalan dan akhirnya terseret, Kamis, (1/4/2021).

 

“Malamnya memang hujan, habis hujan itu langsung ambles. Untung gak pas terang harinya, jalan dan jembatan ini kan lalu lintas warga para petani.” kata Subhan, salah seorang warga setempat.

Ia juga mengatakan bahwa jembatan ini menjadi akses utama warga dan menghubungkan Desa Gunung Sari, Desa Cinandang dan Sumberwuluh, Kecamatan Dawarblandong.

“Selain itu jembatan ini merupakan jalan alternatif ke Gresik sama Lamongan, sehingga jalannya itu sering dilintasi warga di siang hari hingga malam,” Ujarnya

Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan akses utama warga menuju lahan pertanian. Lantaran, kerusakan terjadi sudah sejak dua bulan lalu hingga akhirnya putus dan tak bisa dilewati sama sekali.

“Ini kan akses utama masyarakat ke sawah, kalau kaya gini  mutar sejauh empat kilometer-an jadinya. Harapannya segera diperbaiki pemerintah,” ungkap pria yang rumahnya hanya berjarak 15 meter dari lokasi ambles.

Berita Terkait