Selasa, 3 Agustus 2021
ADVERTISEMENT

Wartawan Mojokerto Gelar Aksi Tolak Kekerasan Wartawan Tempo

 

Foto : Aksi wartawan Mojokerto

Lenteramojokerto.com I Mojokerto — Kekerasan yang dilakukan aparat kepada wartawan Tempo Nurhadi memantik reaksi jurnalis diberbagai daerah salah satunya di Mojokerto.

BeritaLainnya

Aksi keprihatinan digelar dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Mojokerto. Puluhan jurnalis mengecam dugaan tindak kekerasan oknum aparat terhadap profesi jurnalis.

Aksi ini diwarnai aksi teatrikal penyerangan oknum aparat terhadap pekerja pers. Massa aksi yang berjumlah hampir seratusan tersebut juga melakukan membuang id card di jalanan berikut kamera sebagai bentuk perlawanan. Alat kerja tersebut selanjutnya disekar dengan bunga sebagai simbol matinya demokrasi.

Ketua PWI Mojokerto Diak Eko Purwoto dalam orasinya, mengecam dan mengutuk tindakan bar-bar aparat. “Kami mengutuk dan mengecam keras tindakan bar bar aparat. Semua aktor kekerasan harus diganjar hukuman,” ucap dia.

Sebagai Ketua PWI, juga menyampaikan sejumlah pernyataan sikap. Yakni mengingatkan semua kalangan bahwa wartawan dilindungi Undang-Undang, Kode Etik yang sah dimata hukum. “Kekerasan yang menimpa Nurhadi adalah bentuk ancaman terhadap pers nasional. Yakni ancaman terhadap kebebasan dan kemerdekaan pers yang sejatinya harus dilindungi Negara, ” katanya.

PWI juga mendesak aparat penegak hukum mengusut kasus ini secara tuntas dan membawa pelaku ke pengadilan. Aksi orasi ini, dilakukan secara bergantian oleh para wartawan, seperti oleh Mujiono dari Jurnal Mojo.com dan Shiro dari Lentera Inspiratif.com

BeritaTerkait


Gaya Hidup

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.