HOME // Peristiwa // Terkini

 

Warga Karangdieng Demo Tolak Perluasan Galian C

 Pada: 22 Maret 2021

Foto : Warga Karangdieng demo tolak perluasan galian C.

Lenteramojokerto.com I Mojokerto — Aksi blokir aktivitas penambangan galian C kembali terjadi. Setelah hal serupa terjadi di Desa Jatidukuh Kecamatan Gondang, kini puluhan warga Desa Karangdieng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto mendatangi sebuah area persawahan yang hendak digunakan untuk penambangan galian C. Ini lantaran, lokasi tersebut akan digali untuk perluasan galian C yang sebelumnya ada di sisi timur.

Puluhan warga Desa Karangdieng mendatangi area persawahan tepat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Karangdieng. Mereka mendatangi lokasi galian C milik pengusaha asal Sidoarjo tersebut.

Salah satu warga, Kustia (47) mengatakan, aksi warga dilakukan untuk menolak perluasan area galian C. “Warga menolak penggalian tanah karena akan merusak lingkungan. Sebelah timur ada izin, yang ini belum jadi mau kesini. Warga minta ada pertemuan pengusaha dengan warga,” ungkapnya, Senin (22/3/2021).

Lebih lanjut Kustia mengatakan, warga minta sebelum pengusaha menggali lokasi tersebut dibicarakan dengan warga terlebih dahulu. Namun, permintaan warga tersebut belum juga menemukan titik temu karena belum ada kesepakatan antara warga dengan pengusaha.

BACA JUGA :  Nyopet Handphone Warga Mojokerto Dihajar Masa 

“Tidak tahu katanya mau diambil pasirnya. Warga menolak. Sampai sekarang tidak ada pertemuan dengan warga untuk membicarakan masalah ini. Warga minta agar bego dikeluarkan dari lokasi, tadi pagi datang dan mau gali. Dulu yang di sisi utara, katanya mau buat jalan ke sisi barat,” ujarnya.

Namun hingga dua tahun galian C di sisi timur tersebut beroperasi, tidak ada jalan menuju ke barat. Truk hilir mudik lewat jalan yang sudah dibuat pengusaha yang mengarah ke selatan. Namun saat lokasi galian C tersebut sudah digali dalam, warga mendengar akan diperluas ke sisi barat.

“Jalannya lewat selatan. Tapi kenapa sekarang sana sudah dalam mau beralih ke sini. Alasannya mau bikin jalan. Ini dulunya sawah milik 5 orang warga Karangdieng tapi dibeli pengusaha itu. Sama pemiliknya dengan galian yang ada di sisi timur itu,” ujarnya.

BACA JUGA :  PPP Kabupaten Mojokerto Mulai Retak, Dimana Sebenarnya Pilihan PPP

Warga mengancam akan menghadang aktivitas di lokasi galian yang baru tersebut jika pengusaha tetap melakukan aktivitas. Warga meminta agar alat berat yang sudah ada di lokasi tersebut segera dikeluarkan.

Salah satu karyawan galian C mengaku jika lokasi yang menjadi sasaran aksi warga tersebut sudah berizin. “Setahun saya, lokasi ini sudah ada izin makanya mau digali,” tegasnya. (ar/LM)









Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI