HOME // Inspirasi // Terkini

 

Jangan Salah Kaprah! Mendengkur Bukan Tidur Pulas Tapi Bisa Berbahaya

 Pada: 20 Maret 2021

Foto : Ilustrasi tidur mendengkur yang menggangu.

Lenteramojokerto.com I Jakarta — Jangan salah kaprah, aktivitas tidur mendengkur atau ngorok biasanya dianggap tidur pulas. Namun, tidur mendengkur justru bisa berbahaya, lho kok bisa simak penjelasannya.

Mendengkur saat tidur dapat berbahaya lantaran suara dengkuran tersebut muncul akibat saluran pernapasan yang tersumbat. Adanya gangguan pernapasan saat tidur ini dapat menyebabkan terjadinya hipoksemia atau penurunan kadar oksigen dalam tubuh.

Menurut dr Andreas Prasadja, RPSGT dari Snoring & Sleep Disorder Clinic, Rumah Sakit Mitra Kemayoran, mendengkur merupakan salah satu penyebab seseorang mengalami hipersomnia atau gangguan tidur yang menyebabkan rasa kantuk berlebihan.

“Salah satu penyebab hypersomnia yang paling umum adalah sleep apnea (gangguan pernapasan saat tidur), jadi sleep apnea itu gejalanya sederhana, mendengkur dan hipersomnia,” kata dr Ade, sapaannya, pada Sabtu (20/3/2021).

Di Indonesia, mendengkur saat tidur kerap dianggap sesuatu yang wajar dan biasa terjadi saat tertidur. Padahal, hal tersebut justru menyebabkan seseorang menjadi mudah mengantuk akibat kualitas tidur yang buruk dan turunnya kadar oksigen dalam tubuh.

“Akibatnya, bangun gak segar, siang mengantuk, akibatnya jadi hypersomnia (kantuk berlebihan). Yang terjadi pada tubuh, tentu saja kualitas tidurnya buruk, oksigennya turun naik, kerja jantung jadi berat,” ujarnya.

Lebih lanjut, dr Ade turut menjelaskan tips menghindari agar seseorang tidak mendengkur saat tidur, yakni dengan menjaga fungsi hidung sejak masih kecil. Sementara itu, bagi orang dewasa yang sering kali mendengkur saat tidur, maka sejumlah cara mengatasinya adalah dengan menjaga berat badan, menghindari rokok dan alkohol, serta memilih posisi tidur yang tepat.

“Kalau yang sudah dewasa, agar tidak sleep apnea caranya bisa menjaga berat badan jangan sampai naik, jangan merokok, jangan (mengonsumsi) alkohol sama sekali, kemudian tidur dalam posisi miring atau setengah duduk,” jelas dr Ade. (ar/LM)









Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI