info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

PSPLM Melaporkan Galian C Tidak Sesuai Izin Ke Polres Mojokerto

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
PSPLM Lapor ke Galian C
Foto Lokasi Galian C yang diduga tidak sesuai izin
PSPLM Lapor ke Galian C
Kondisi Galian C yang diduga tidak sesuai izin

Lenteramojokerto | Mojokerto – Penolakan tambang Galian C yang diduga tidak sesuai dengan perizinan di Desa Geruh, Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang Mojokerto berujung pelayangan surat pelaporan PSPLM ke Polres Mojokerto.

Sejumlah warga yang mengatasnamakan dirinya Paguyuban Srikandi Peduli Lingkungan Majapahit (PSPLM) melaporkan aktivitas pertambangan Galian C yang dilakukan CV Surya Perkasa Beton ke Polres Mojokerto pada Rabu, (10/03/2021).

BACA JUGA :  Usut Dugaan Korupsi BPRS, Kejaksaan Kota Mojokerto : Calon Tersangka Lebih Dari Satu

Salah satu anggota PSPLM, Sumartik menyampaikan pelaporan warga didasari aktivitas pertambangan yang dilakukan CV Surya Perkasa Beton tidak sesuai dengan izin operasional.

“Pelaporan ini karena pertambangan yang berada di Desa Geruh, Desa Jatidukuh menyalahi izin. Dalam surat izin yang sudah keluar berbunyi batu andesit, sedangkan yang diambil tanah.” Ujar Sumartik.

Selain karena izin yang tidak sesuai, Sumartik juga melaporkan dampak dari aktivitas pertambangan yang merusak lingkungan sekitar.

BACA JUGA :  Periksa 4 Saksi, Kejari Kota Mojokerto Usut Dugaan Korupsi PT BPRS

“Dampak pertambangan ini juga merusak lingkungan sekitar. Seperti jalur irigasi, air sekitar jadi keruh padahal ini digunakan warga untuk mengairi sawah. Dan juga letak pertambangan ini berada disamping jalan utama warga Desa Ngembat dan Jatidukuh menuju ke Gondang sehingga juga berdampak pada akses jalan.”

Lebih lanjut, Sumartik berharap pihak yang berwenang untuk segera menindak pertambangan yang menyalahi aturan tersebut.

“Targetnya setelah lapor mau tidak mau pertambangan itu segera dihentikan, ya dari pihak yang berwenang termasuk Polres.” Tuturnya.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra