info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Brenjonk, Wisata Kampung Organik di Mojokerto

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Brenjonk, Kampung Organik di Mojokerto
Kampung Organik di Mojokerto

Lenteramojokerto | Pariwisata – BRENJONK adalah sebutan kampung organik di Desa Penanggungan, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Nama itu berasal dari Komunitas Brenjonk Lestari yang menginisiasi pendirian kampung tersebut sekitar tahun 2003yang lalu. Sesuai namanya, branding kampung organik mengacu pada kultur bertaman sayur yang warga setempat kembangkan.

Pendirian kampung organik bermula dari pelatihan bertaman sayur yang Komunitas Brenjonk Lestari ajarkan kepada warga Desa Penanggungan. Lewat pelatihan tersebut, warga diajak membangun taman sayur mayur di rumah masing-masing.

BACA JUGA :  Korupsi Bank Jatim Mojokerto, Negara Rugi Rp 1,1 Miliar

Tujuannya, warga dapat menjadi penghasil makanan sendiri, mulai dari menanam di ladang hingga menyajikannya di atas piring.

Langkah ini sekaligus meng-kampanye-kan gaya hidup sehat dengan rajin mengonsumsi sayur dan buah-buahan. Apalagi, cara menanam yang Brenjonk ajarkan adalah pertanian organik. Warga di sana memanfaatkan limbah kotoran sebagai pupuk, sehingga hasil tanaman terjamin ke-alami-anya tanpa campuran zat berbahaya.

Hanya dengan Rp 25 ribu/orang, wisatawan dapat menjelajah seantero kampung organik Brenjonk.

BACA JUGA :  Pulihkan Kekosongan Anggota, KPRI Budi Artha Selenggarakan PAW

Pemandu yang juga merangkap sebagai narasumber akan memberikan wawasan tentang pertanian organik. Mulai dari pembibitan, penyiapan lahan, proses tanam, perawatan tanaman, proses panen, hingga pengolahan pasca panen.

“Rata-rata dalam setahun, wisatawan yang datang mencapai seribu orang. Kunjungan wisatawan ini kami manfaatkan untuk mengkampanyekan pertanian organik,” kata Slamet warga kampung organik Brenjonk di situ.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra