info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Terapis Pijat Setengah Telanjang Saat Tewas Polisi Pastikan Tak Ada Praktek Persetubuhan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Terapis Pijat di Depan Ajinomoto Dibacok Pelangganya Sendiri Hingga Tewas
Foto Korban saat dievakuasi petugas
Terapis Pijat di Depan Ajinomoto Dibacok Pelangganya Sendiri Hingga Tewas
Korban saat dievakuasi petugas

lenteramojokerto.com | Mojokerto – Terapis pijat asal nganjuk yang tewas dibacok pelangganya sendiri dengan kondisi setengah telanjang polisi memastikan tak ada persetubuhan.

Peristiwa pembunuhan yang menimpa Santi itu terjadi pada Kamis (4/2) sekitar pukul 11.00 WIB. Santi yang menjadi terapis di rumah pijat tersebut tewas akibat luka bacok di leher sebelah kiri.

Dikutip dari Lentera inspiratif.id Janda asal Loceret, Kabupaten Nganjuk itu tewas bersimbah darah di lantai kamar rumah pijat dengan posisi tengkurap dan setengah telanjang. Meski begitu, korban dipastikan tidak berhubungan intim dengan pelaku. Yakni seorang pria yang saat itu menggunakan jasa korban.

BACA JUGA :  Diduga Melakukan Pencabulan Anak, Guru Ngaji di Sooko Dilaporkan ke Polisi

“Tidak ada hasil (autopsi) yang menunjukkan adanya hubungan badan. Karena pada tubuh korban tidak ditemukan sperma pelaku. (Termasuk di alat kelamin korban?) Iya tidak ada,” kata Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi kepada wartawan di kantornya, Jalan Bhayangkara, Kamis (11/2/2021).

Masih kata Deddy, setelah di evakuasi jenazah Santi di bawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim di Surabaya pada Kamis (4/2) malam, untuk di autopsi. Dari hasil autopsi menunjukkan luka pada leher Santi memiliki panjang 7 cm dengan kedalaman 15 cm.

BACA JUGA :  Ustadz di Sooko Diduga Cabuli 3 Muridnya, Korban Mengaku 25 Kali Dicabuli

“Sehingga luka tembus ke tenggorokan. Ini yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” terang Deddy.

Santi dihabisi oleh seorang pria yang tengah pijat, pria itu kemudian membacok Santi dengan sebilah celurit.Namun hingga kini pelaku belum diketahui identitasnya dan masih dalam pengejaran.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra