info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Hujan Tak Kunjung Berhenti Sejumlah Desa di Mojoanyar Terendam Banjir

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Hujan Tak Kunjung Berhenti Sejumlah Desa di Mojoanyar Terendam Banjir
Foto warga mengatasi datangnya air dari anak sungai kali sadar
Hujan Tak Kunjung Berhenti Sejumlah Desa di Mojoanyar Terendam Banjir
warga mengatasi datangnya air dari anak sungai kali sadar

lenteramojokerto.com | Mojokerto hari ini – hujan tak kunjung berhenti membuat debit air anak Sungai Kali Sadar terus meningkat hingga menyebakan  banjir sejumlah rumah warga Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, pada Minggu, (31/1).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini menjelaskan, bahwa dilihatt dari pantauan aplikasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda di wilayah Kabupaten Mojokerto diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dengan durasi yang cukup lama sehingga menyebakan debit air terus meningkat.

BACA JUGA :  Kemensos Malas Sanksi Pendamping PKH yang Merankap Supplier BPNT di Mojokerto

“Sehingga mengakibatkan meningkatnya debit air pada sungai di beberapa lokasi. Seperti di Dusun Gayaman, Desa Gayaman, anak Sungai Kali Sadar meluap sehingga merendam 3 rumah warga dan sebuah masjid. Anak sungai Kali Sadar meluap karena tersumbat sampah berupa kayu,” ungkapnya, Senin (1/2/2021).

Lebih lanjut Zaini juga mengatakan, saat ini ketinggian banjir di jalan kurang lebih 10 cm, beberapa rumah warga juga terancam terkena luapan air banjir namun saat ini ketinggian air terpantau mengalami penurunan.

BACA JUGA :  Kakek di Trowulan Ditemukan Tewas Gantung Diri

“Ada 10 rumah di RT 4 RW 3 dan 15 rumah di RT 5 RW 3 terancam terdampak banjir luapan. Namun air di kedua dusun mengalami penurunan meski air belum surut total. TRC BPBD Kabupaten Mojokerto sudah berada di lokasi sejak semalam untuk melaporkan hasil assesment ke Pusdalops jika terjadi peningkatan debit air,” jelasnya. ( her )

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra