info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Puluhan Balita Di Mojokerto Terpapar Covid 19, Ini Pesan dr Langit Kresna Janitra

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Puluhan Balita Di Mojokerto Terpapar Covid 19, Ini Pesan dr Langit Kresna Janitra
Foto dr Langit Kresna Janitra
Puluhan Balita Di Mojokerto Terpapar Covid 19, Ini Pesan dr Langit Kresna Janitra
dr Langit Kresna Janitra

Lenteramojokerto.com | Berita Mojokerto – Puluhan balita di Kabupaten Mojokerto tercatat terpapar virus Corona, para orangtua pun dihimbau agar selalu berhati-hati dalam menjaga anak-anaknya.

“Sampai hari ini sudah ada 31 balita (anak usia 0-5 tahun) terkonfirmasi COVID-19. Alhamdulillah tidak ada yang meninggal dunia,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dr Langit Kresna Janitra, Rabu (20/1/2021).

BACA JUGA :  Barang Bukti Narkoba hingga Bak Mandi Dimusnahkan Kejari Kabupaten Mojokerto

Sehingga anak-anak juga tergolong rentan terpapar COVID-19, karena pada dasarnya virus tersebut dapat menyerang siapa saja tanpa pandang bulu.

“Semua usia rentan tertular COVID-19,” ujarnya.

Kasus COVID-19 pada balita di Kabupaten Mojokerto, menurut dr Langit, mayoritas terdeteksi dari para orang tua yang lebih dulu terinfeksi virus Corona.

Tim tracing lantas melakukan rapid test antibodi dan tes swab terhadap balita yang menjadi kontak erat. Barulah terungkap balita tersebut juga terinfeksi virus Corona.

BACA JUGA :  Dugaan Pencabulan Sesama Jenis di Sooko, Keluarga Korban : Anak Saya Bercerita Sambil Menangis

“Kasus pada balita mayoritas OTG (tanpa gejala klinis). Balita kebanyakan tertular dari orang tuanya. Ada juga balita dengan gejala klinis demam, batuk dan pilek,” terangnya.

Namun meski demikian, COVID-19 tetaplah berbahaya bagi balita karena dapat menimbulkan kematian, khususnya bagi balita yang memiliki penyakit penyerta.

dr.Langit menghimbau agar para orang tua selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti selalu memakai masker untuk diri sendiri untuk anak-anak saat beraktivitas diluar rumah, jika anak-anak enggan memakai masker dan rewel lebih baik orangtua mengajak anak-anak dirumah saja.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra