ADVERTISEMENT

Pemkot Mojokerto Akan Terapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Pemkot Mojokerto Terapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
walikota mojokerto saat sampaikan Pemkot Mojokerto Terapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on google
Pemkot Mojokerto Terapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
walikota mojokerto saat sampaikan Pemkot Mojokerto Terapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

lenteramojokerto.com | Mojokerto hari ini –  Pemerintah Kota Mojokerto akan menyusul sebelas daerah di Jawa Timur yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal ini, disampaikan Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari pada rapat koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Ruang Galery, Rumah Rakyat, Selasa (12/1).

Penerapan PPKM ini merupakan tindak lanjut Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 7 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019.

Menurut Ning Ita sapaan akrab wali kota, sesuai dengan Inmendagri, daerah harus melakukan PPKM ketika sudah memenuhi empat unsur. “Dari parameter yang ada, Kota Mojokerto ini sudah memenuhi keempat unsur yang ada,” jelas Ning Ita. Untuk diketahui, sesuai Inmendagri, PPKM diberlakukan untuk Provinsi, Kabupaten/Kota yang memenuhi empat unsur. Yakni, tingkat kematian di atas rata-rata tingkat kematian nasional;
tingkat kesembuhan di bawah rata-rata tingkat kesembuhan nasional;
tingkat kasus aktif di atas rata-rata tingkat kasus aktif nasional; dan tingkat keterisian tempat tidur Rumah Sakit (Bed Occupation Room/BOR) untuk Intensive Care Unit (ICU) dan ruang isolasi di atas 70% (tujuh puluh persen).

Berita Terkait