info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Pegawai Cafe Daerah Pacet Tewas Diduga Dianiaya

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Pegawai Cafe Daerah Pacet Tewas Diduga Dianiaya
Foto Foto korban
Pegawai Cafe Daerah Pacet Tewas Diduga Dianiaya
Foto korban

Lenteramojokerto.com | Mojokerto Hari Ini – Pemuda bernama Ananda Putra Wiyanto alias Nanda (18) diduga menjadi korban penganiayaan hingga menghembuskan nafas terakhirnya setelah mendapat perawatan di rumah sakit selama satu Minggu lamanya.

Pemuda asal Dusun Soso, Desa Cepoko Limo, Kecamatan Pacet, kabupaten mojokerto yang berprofesi sebagai salahsatu pegawai kafe di wilayah Kecamatan Pacet mojokerto diketahui terdapat kejanggalan atas kematianya.

Orang tua korban mencurigai dibalik kematian anaknya, yang akhirnya melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian untuk mengungkap kematian anak pertamanya.

Ibu korban Wiwik Nur Astutik (37) mengatakan bahwa anaknya dikabarkan kecelakaan dan menjalani perawatan di rumah sakit oleh bos kafe yang bernama GM (24) pada Minggu (26/12/2020). Namun, sebelum dikabarkan mengalami kecelakaan, pria yang dikenal pendiam itu memberikan kabar bahwa dirinya akan menginap di tempat bosnya di Kecamatan Ngoro pada Sabtu (26/12/2020).

BACA JUGA :  Sidang Korupsi Bank Jatim Mojokerto, BPKP Provinsi Dihadirkan Sebagai Saksi Ahli

“Pamit kalau akan tidur di tempat bosnya yang disebut mess untuk pegawai di Ngoro, itu bilang kalau naik mobil sama bos dan teman-temannya,” kata Wiwik kepada wartawan, Kamis (7/1/2021).

Melalui pesan whatsapp (WA), Nanda mengirim foto untuk meyakinkan jika dia menumpang mobil bosnya. Ia meninggalkan motor miliknya di kafe.

“Saya sempat bertanya sama GT temannya pegawai di kafe itu juga. Katanya Nanda sama bosnya dan tiga orang lainnya yang ikut. Itu dua perempuan dan satu laki-laki, bukan pegawai kafe,” terangnya.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra