HOME // Peristiwa // Terkini

 

Poskesdes Disegel Warga Pacet Minta Bidan Desa Diganti

 Pada: 5 Januari 2021

Poskesdes Disegel Warga Pacet Minta Bidan Desa Diganti
Poskedes disegel warga

Lenterainspiratif.id | Mojokerto hari ini  – Demo minta bidan desa diganti, warga Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto menutup paksa fasilitas pondok kesehatan desa (Ponkesdes).


Penutupan Poskesdes yang ada di kantor Desa Kesimantengah itu dilakukan dengan pemasangan beberapa poster, sebuah poster berukuran besar dengan tulisan ‘Kami Warga Kesimantengah Tidak Basa-basi lan Ora Kakean Omong. Tidak Bisa Ditawar Lagi Bidan Desa Harus Diganti’. Sedangkan di depan Ponkesdes, warga memasang poster bertuliskan ‘Polindes Ditutup. Bidan Ganti! Atau Tidak Ada Bidan’, tertempel di depan pintu Poskesdes.

Kepala UPT Puskesmas Pacet Budi Hariyanto mengatakan, penutupan Ponkesdes Kesimantengah dilakukan warga sejak 29 Desember 2020. Menurut dia warga meminta Suhartatik yang lebih dari 15 tahun menjadi Bidan Desa Kesimantengah, diganti.

“Kami menerima laporan dari perawat desa ada penyegelan oleh masyarakat di Ponkesdes Kesimantengah. Isinya penolakan bidan yang di sana oleh masyarakat. Masyarakat desa meminta bu bidan diganti. Kami tidak paham alasan warga apa,” kata Budi kepada wartawan di kantornya, Selasa (5/1/2021).

BACA JUGA :  Viral, Vidio Kijang Innova Halangi Ambulance Di Pacet Tuai Kecaman Netizen

Tak hanya menyegel poskesdes, lanjut Budi, warga juga mengirimkan sebuah surat ke Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto Sujatmiko pada 23 Desember 2020. Surat tersebut ditembuskan kepada Camat Pacet dan dirinya, surat itu berisi permintaan warga untuk mengganti Bidan Desa Kesimantengah, Suhartatik.

“Tanggal 29 Desember kami ke lokasi, kami melobi Kepala Desa Kesimantengah supaya bidan tersebut tetap diterima, ke depan supaya berubah lebih baik. Namun, desa tetap menolak. Langkah kami sementara waktu, perawat desa di sana tetap memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Tempatnya dialihkan ke ruangan yang lain,” terangnya.

menerima laporan lisan dari Kades Kesimantengah terkait aksi warga menolak Bidan Suhartatik. Dia meminta Kades melepas poster yang dipasang warga di Ponkesdes pada Senin (4/1) sore. Sehingga pelayanan kesehatan kembali berjalan.

“Masyarakat tidak puas dengan pelayanan bidan desa tersebut. Itu bukan kehendak Kades, tapi Kades menindaklanjuti dorongan masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA :  Relax Cafe n Resto Tempat Menarik Nikmati Sejuknya Alam

Disisi lain, Eka Yuli Setyawati, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Mojokerto mengatakan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti tuntutan warga, Bidan Suhartatik juga telah ditarik ke Puskesmas Pancet. (her)









Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI