HOME // Kriminal // Terkini

 

Terungkap Pemicu Tewasnya Pemuda di Jombang Saat Tahun Baru

 Pada: 2 Januari 2021

Malam Tahun Tahun Baru Pemuda Di Jombang Tewas

Lenteramojokerto.com | Jombang Hari Ini – Penyebab meninggalkannya Slamet Kuncoro (22) pemuda asal Dusun Besuk Agung, Desa Sumberagung, Kecamatan Peterongan, Jombang, yang ditubuhnya penuh luka lebam pada malam tahun baru (31/12/20), ternyata dipicu oleh sebuah postingan korban di media sosial miliknya.

Slamet mengunggah foto dirinya yang menggunakan baju sebuah perguruan pencak silat yang kemudian ia unggah di medsos miliknya, namun ia bukanlah anggota dari perguruan itu.

“Korban memakai baju salah satu perguruan silat. Namun, dia bukan warga perguruan tersebut. Diunggah ke medsos, ada yang tidak terima mungkin,” ujar Kapolsek Tembelang Iptu Radyati Putri Pradini.

Karena posting-annya tersebut, Slamet dibawa sejumlah pemuda ke Dusun Bulak, Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang pada Kamis (31/12/2020) malam. “Tujuannya untuk menyelesaikan masalah karena korban memakai baju persilatan dan diunggah ke Facebook,” Lanjut Putri.

BACA JUGA :  Nyopet Handphone Warga Mojokerto Dihajar Masa 

Kapolsek Peterongan Iptu Sujadi mengatakan, korban dijemput oleh tiga pemuda dari rumahnya pada Kamis (31/12/2020) sekitar pukul 20.30 WIB.

Ketiganya merupakan tetangga korban di Dusun Besuk Agung. Yaitu berinisial FR (20), AD (20) dan GT (20). Mereka mengajak Slamet ke rumah temannya, Adi (19) yang juga warga Dusun Besuk Agung.

“Sekitar pukul 21.00 WIB, korban bersama tiga orang tersebut keluar mengendarai dua unit sepeda motor berboncengan,” kata Sujadi, Jumat (1/1/2021).

Sekitar pukul 01.00 WIB Slamet diantar pulang oleh temannya, namun saat itu Slamet sudah dalam kondisi babak belur dan tak sadarkan diri.

Terdapat 5 pemuda yang saat itu mengantar korban. Yakni FR, AD dan GT, serta 2 pemuda yang diketahui asal Desa Dukuhklopo, Kecamatan Peterongan.

“Korban tidak sadarkan diri dengan luka lebam di bibir atas, pelipis mata dan hidung mengeluarkan darah,” terang Sujadi.

BACA JUGA :  Sendang Made Wisata Religius Bermutasi Jadi Wisata Kekinian

Slamet dibawa para pemuda yang menjemputnya ke Dusun Bulak, Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang. Disana lah Slamet diduga dianiaya pada saat malam tahun baru itu.

“Korban dibawa ke TKP Tembelang. Kemudian dikembalikan ke rumah temannya bernama Adi dalam keadaan tidak sadarkan diri. Kemudian sekitar pukul 04.00 WIB dinyatakan meninggal. Di tubuhnya ada bekas penganiayaan,” sabung Putri.

Kasus pengeroyokan Slamet saat ini telah ditangani oleh Satreskrim Polres Jombang. “Pelakunya lebih dari satu orang,” pungkasnya. (dit)









Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI