Kamis, 5 Agustus 2021
ADVERTISEMENT

Kesaksian kisah Sebenarnya Riyanto Banser Sang Penyelamat Gereja

Terungkap kisah Sebenarnya Riyanto Banser Sang Penyelamat Gereja
 Aiptu Agus Tugas Prayitno Handoko

Lenteramojokerto.com  | Mojokerto Hari ini – Natal tahun 2000 di Mojokerto meninggalkan kenangan pedih bagi masyarakat, dimana hari itu sebuah gereja menjadi sasaran aksi terorisme yang meletakkan bom di area gereja, dalam peristiwa tersebut turut menewaskan seorang anggota Banser atau Barisan Serbaguna Nahdatul ulama Mojokerto yang mencoba menyelamatkan jemaat gereja dengan membawa lari bom tersebut.

Dari cerita yang beredar, Riyanto merupakan martir dalam insiden bom malam misa Natal tahun 2000 di gereja Eben Haezer Jalan Kartini, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

BeritaLainnya

Dalam cerita itu, menyebut bahwa pemuda kelahiran 23 November 1975 asal Kelurahan/Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, itu tewas dengan kondisi memeluk bom saat melakukan penjagaan misa natal di gereja tersebut.

Namun seorang saksi kunci membantah cerita yang beredar dimasyarakat itu. Aiptu Agus Tugas Prayitno Handoko mengatakan, pada waktu itu Riyanto tidak berlari sambil membungkuk sambil membawa bom. Namu Riyanto berjalan menghampiri Aiptu Agus sambil membawa benda yang terbungkus keresek hitam. Saat itu ia sedang berada di depan rumah dokter Gunawan, sisi barat gereja Eben Haezer Kota Mojokerto.

“Saya tidak tahu Riyanto mengambil bungkusan itu dimana dan dengan siapa. Riyanto, Banser datang ke saya dari arah timur kebarat, waktu saya pengamanan di depan rumah dokter Gunawan,” cerita Agus yang saat itu masih berpangkat Serma dan bertugas di Polsek Prajurit Kulon, saat di temui di rumahnya yang berada di Pulorejo, Kelurahan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Jumat (25/12/2020).

BeritaTerkait


Gaya Hidup

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.