info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Kapolres Mojokerto Datangi Sekretariat PMII Mojokerto, Karena Ini

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Kapolres Mojokerto Datangi Sekretariat PMII Mojokerto, Karena Ini
Foto Foto : Dua kapolres saat berada di PC PMII Mojokerto
Kapolres Mojokerto Datangi Sekretariat PMII Mojokerto, Karena Ini
Foto : Dua kapolres saat berada di PC PMII Mojokerto

Lenteramojokerto.com | Sooko – Sektetariat Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mojokerto di desa Mangelo kecamatan Sooko, tiba tiba ramai didatangi banyak polisi, tak tanggung tanggung bahkan Kapolres Kabupaten Mojokerto dan Kapolres Kota Mojokerto juga turut mendatangi Kamis (22/10/2020) malam.

Hal itu lantaran PMII Mojokerto membentuk Barisan Pelopor (Bapor) untuk menunjang dalam melakukan pengorganisiran aksi massa.

Dua Kapolres Mojokerto, yakni Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi, dan juga Kapolres Kabupaten Mojokerto, AKBP Dony Alexander, mendatangi sekretariat yang dihuni para mahasiswa tersebut untuk mengisi materi sinergitas mahasiswa dan TNI, POLRI.

Dalam penyampaian materi tersebut dua kapolres tersebut secara bergantian menjelaskan bagaimana penyampaian pendapat dimuka umum, serta tata cara bagaimana cara dalam berdemo agar tak jadi kericuhan serta mengganggu ketertiban umum.

Melihat geo politik nasional saat ini dipandang perlu untuk membentuk barisan khusus yang berfungsi untuk menguatkan setiap gerakan PMII agar tidak sampai ada kelompok yang berkepentingan lain masuk dan menunggangi aksi PMII.

Ihwanul Qirom, ketua umum PC PMII Mojokerto mengatakan. Bahwa pembentukan Bapor ini sangat penting untuk menunjang pengawalan isu kedepan.

“Isu Omnibus-Law kan sudah merebak dan banyak dari masyarakat yang merespon negatif karena banyak pasal yang dirasa merugikan rakyat. Tentunya pengawalan ini masih akan panjang, oleh karena itu penting bagi PMII untuk membentuk Bapor ini agar dalam melakukan pengawalan bisa lebih maksimal.” Ujar Ihwanul Qirom.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra