info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Ditengah Pandemi COVID-19, Pasien Gangguan Jiwa di Mojokerto Meningkat

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Ditengah Pandemi COVID-19, Pasien Gangguan Jiwa di Mojokerto Meningkat
Foto Foto : Ilustrasi
Ditengah Pandemi COVID-19, Pasien Gangguan Jiwa di Mojokerto Meningkat
Foto : Ilustrasi

Lenteramojokerto.com |  – Dimasa pandemi COVID-19 seperti ini, semua ruang gerak masyarakat dibatasi demi kesehatan dan keselamatan, selain itu semua aspek juga mengalami penurunan terlebih aspek perekonomian, akibatnya banyak warga yang harus kehilangan pekerjaan, atau bahkan mengalami perceraian karena faktor ekonomi. Semua hal tersebut tentulah membuat banyak ora merasa tertekan baik perasaan maupun pikiran.

Di Mojokerto sendiri kasus warga yang mengalami gangguan jiwa mengalami penambahan yang cukup signifikan di masa pandemi ini, data tersebut tercatat oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto.

BACA JUGA :  Hasil Visum Dikhawatirkan Lemah, Pelaku Pencabulan Sesama Jenis Masih Bisa Dipidana

Berdasarkan data yang dihimpun, total warga Kabupaten Mojokerto yang mengalami gaguan jiwa hingga bulan Oktober 2020 sebanyak 1.221 orang, padahal sebelumnya hanya 931 orang, yang artinya mengalami penambahan sebanyak 290 orang yang mengalami gangguan jiwa.

Dokter Langit Kresna Janitra, Kabid P2P Dinkes Kabupaten Mojokerto menyebutkan, tingkat gangguan jiwa dalam tahun ini meningkat sebesar 31,1%.

Data ini berdasarkan temuan saat warga melakukan pemeriksaan kesehatan di puskesmas, serta hasil penyisiran petugas yang datang dari rumah ke rumah.

BACA JUGA :  Barang Bukti Narkoba hingga Bak Mandi Dimusnahkan Kejari Kabupaten Mojokerto

“Yang paling banyak, warga memgalami stres dan depresi,” ungkapnya, Rabu (14/10/2020).

Dokter Langit mengungkap, banyak faktor yang menyebabkan orang dapat mengalami stres dan depresi ditengah pandemi ini, “Faktor penyebabnya banyak, ada yang karena masalah ekonomi dan ada masalah keluarga, juga karena paranoid,” tambahnya.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra