HOME // Hukum // Terkini

 

Kawal Kekerasan Seksual, Kopri Mojokerto Datangi Mapolres Mojokerto

 Pada: 12 Oktober 2020

Kawal Kekerasan Seksual, Kopri Mojokerto Datangi Mapolres Mojokerto
Foto : Kopri Mojokerto saat lakukan audensi

Lenteramojokerto.com | Polres Mojokerto – Puluhan Perempuan Yang tergabung dalam Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Kopri) Mojokerto mendatangi Mapolres Mojokerto, jl. Gajahmada No. 99 Ds. Menanggal Kec. Mojosari Kab. Mojokerto

,

Puluhan Perempuan tersebut melakukan Audensi bersama Kasat Reskrim Polres Mojokerto terkait adanya tindak pidana pelecehan terhadap perempuan di PT. Bond Vast Ds. Sampang Agung Kec. Kutorejo.

Mereka mempertanyakan proses penyidikan yang diduga sempat mandeg dan tak ada tindaklanjutnya.

Sebelumnya, sekitar dua bulan yang lalu di PT. Bond Vast Ds. Sampang Agung Kec. Kutorejo terjadi adanya pelecehan seksual, pelecehan tersebut dilakukan oleh pelaku yang berbeda dan jumlah korban yang banyak, namun korban yang berani melaporkan hanya 2 korban saja. Pelaku diketahui adalah warga Negara asing yang menjabat sebagai atasan korban di kepala bagian.

Ketua Kopri Mojokerto Windy Aisty Menyampaikan, “Dalam menyikapi adanya kejadian pelecehan terhadap perempuan di Kab. Mojokerto, menyarankan agar dilakukan Sosialisasi hukum terhadap perempuan, agar para perempuan dapat memahami tentang hukum dan tidak takut untuk melaporkan apabila mengalami kejadian tersebut,” terangnya

Terkait Kasus pelecehan terhadap perempuan memang betul adanya laporan pada tgl 25 September 2020, untuk hiring sudah di dalami

Kasat Reskrim Polres kab Mojokerto AKP Rifaldhiy Hangga Putra menyampaikan, “Kami sudah buatkan sprint penyidikan, kita telah melakukan proses awal dengan membuat laporan polisi”, terangnya

Kedatangan Kopri PC PMII Mojokerto hari ini sudah menunjukan maksud dan tujuannya untuk mengawal kasus pelecehan yang telah terjadi, dan sah sah aja kalau mau mengawal, “kita laksanakan proses penyidikan sesuai dengan aturan, namun dalam menyikapi korban betul betul dijaga jangan sampai malah berdampak negatif terhadap korban”, Tambahnya

BACA JUGA :  Fakta Terkini, Mayat Yang Ditemukan Di Hutan Kemlagi Mojokerto

Sementara kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres memberikan tanggapan Untuk penanganan terhadap korban mengenai psikis dampak dari kejadian pelecehan tersebut, “kami akan koordinasi langsung dengan lembaga (P2TP2A) yg diketuai oleh ibu Bupati, lembaga tersebut menangani korban yg mengalami gangguan psikis dampak kasus pelecehan,” terangnya. (fi)









Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI