info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Edarkan Uang Palsu Warga Kemlagi Diamankan, Ini Cara Pengedaranya

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Uang palsu
Foto Foto : sejumlah uang palsu disita sebagai barang bukti
Uang palsu
Foto : sejumlah uang palsu disita sebagai barang bukti

Lenteramojokerto.com | Kemlagi –Mengaku dapat menggandakan uang dan edarkan uang palsu, seorang pria di Mojokerto diamankan Satreskrim Polres Mojokerto Kota. Sebanyak Rp 18,2 juta uang palsu pecahan Rp 100 berhasil diamankan petugas dari tangan tersangka, selain itu petugas juga mengamankan uang asli pecahan Rp 2 ribu sebanyak Rp 4 juta.

Tersangka yakni Musrilan (51) warga Dusun Bakalan RT 5 RW 2 Desa Mojodadi Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto. Ia ditangkap di rumahnya pada Rabu (7/10/2020).

BACA JUGA :  Dugaan Pencabulan Sesama Jenis di Sooko, Keluarga Korban : Anak Saya Bercerita Sambil Menangis

Untuk melancarkan aksinya dalam mengedarkan uang palsu, Musrilan berpura-pura dapat menggandakan uang dengan ritual gaib, pertama ia memasukkan uang asli korbannya ke dalam tumbu, setelah itu tersangka berakting melakukan ritual gaib.

“Korban diminta untuk menyiapkan uang pecahan 2 ribu rupiah sebanyak 4 juta. Uang pecahan 2 ribuan itu dikemas oleh korban sesuai dengan anjuran tersangka kemudian dimasukkan kedalam sebuah bambu. Namun, diatas tumpukan uang pecahan 2 ribu itu diberikan uang 100 ribu agar uang pecahan 2 ribu itu nantinya berubah menjadi 100 ribuan,” jelasnya.

BACA JUGA :  Diduga Melakukan Pencabulan Anak, Guru Ngaji di Sooko Dilaporkan ke Polisi

Rohmawati menambahkan, uang pecahan 2 ribu itu tidak berubah menjadi pecahan 100 ribu, melaikan ditukar uang palsu.

Kasus peredaran uang palsu itu terungkap ketika salah satu korbannya menggunakan uang yang telah digandakan itu untuk membeli bensin di SPBU, namun petugas SPBU menolak uang tersebut karena palsu. Korban pun akhirnya melaporkan kasus penipuan yang ia alami ke kantor polisi.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra