info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Bunga Refugia Di Wisata Kampung Organik Brenjonk Trawas

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Bunga Refugia Di Wisata Kampung Organik Brenjonk
Foto Foto : Bunga Refugia Di Wisata Kampung Organik Brenjonk
Bunga Refugia Di Wisata Kampung Organik Brenjonk
Foto : Bunga Refugia Di Wisata Kampung Organik Brenjonk

Lenteramojokerto.com | Trawas  –Tak hanya suguhkan berbagai sayuran segar, tempat wisata ‘Kampung Organik Brenjonk’ yang terletak di Desa Penanggungan, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto juga menyajikan pemandangan alam yang enak dipandang.

Bunga Refugia yang tengah bermekaran, yang menambah keindahan tempat wisata di kaki gunung penanggungan itu, tempat wisata tersebut bahkan didapuk menjadi koreanya Mojokerto.

Bunga Refugia merupakan bunga dari tanaman kenikir yang ditanam oleh para petani yang tergabung di Kampung Organik Brenjonk.

BACA JUGA :  Hasil Visum Dikhawatirkan Lemah, Pelaku Pencabulan Sesama Jenis Masih Bisa Dipidana

Tempat wisata itu banyak dikunjungi dikunjungi oleh wisatawan pada saat akhir pekan, untuk dapat masuk ke tempat wisata tersebut pengunjung hanya perlu membayar sebesar Rp 5 ribu saja.

Namun untuk wisatawan yang membawa kendaraan roda empat, dibutuhkan waktu dan tenaga. Ini lantaran di sekitar Taman Bunga Brenjonk tak ada lahan parkir untuk roda empat sehingga wisatawan harus berjalan kaki, meski sudah lumayan bagus jalannya namun jalan menanjak.

BACA JUGA :  Pulihkan Kekosongan Anggota, KPRI Budi Artha Selenggarakan PAW

Namun Anda tak perlu sedih, meski harus bejalan kaki rasa lelah anda akan teralihkan oleh pemandangan Gunung Penanggungan dan Gunung Welirang, serta hamparan bunga Refugia berwarna kuning yang membentang indah.

Direktur Kampung Organik Brenjonk, Slamet (50) mengatakan, Kampung Organik Brenjonk berdiri di atas lahan persawahan seluas 5 hektar yang dimiliki 40 petani warga sekitar. “Lokasi ini adalah wisata kuliner sawah organik, untuk mendukung kita bangun daya tarik wisata berupa taman refugia,” ungkapnya, Sabtu (3/10/2020).

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra