ADVERTISEMENT

Orang Tua Yang digorok Anak kandung Kini Membaik

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Orang Tua Yang digorok Anak kandung Kini Membaik
Foto Foto : pasien saat mendapat perawatan
Orang Tua Yang digorok Anak kandung Kini Membaik
Foto : pasien saat mendapat perawatan

Lenteramojokerto.com | Prajuritkulon  – Begini kondisi Yadi (87) dan Muripah (63) usai digorok oleh anak kandungnya sendiri. Kini kondisi mereka membaik setelah menjalani operasi di RSUD Dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Mojokerto.

dr Triastutik Direktur RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, mengatakan keduanya dirujuk dari RS Sidowaras, Kecamatan Bangsal pada Minggu (27/9) pagi, saat itu luka pada leher mereka telah dijahit untuk menghentikan pendarahan.

BACA JUGA :  Terungkap, Pelaku Penganiayaan Santri Ponpes Mojokerto Bertambah Jadi Lima Orang

“Saat datang ke sini, Tuan Yasin kesadarannya baik, beliau kesakitan sehingga bicaranya tak seberapa bisa,” kata dr Triastutik kepada wartawan di kantornya, Jalan Raya Surodinawan, Senin (28/9/2020).

Ia menjelaskan, bapak tiga anak itu dioperasi pagi tadi. Karena dikhawatirkan terdapat bagian tenggorokan atau trakea korban yang terputus setelah digorok anak kandungnya. Trakea merupakan saluran pernafasan untuk mengalirkan udara dari hidung ke paru-paru.

BACA JUGA :  Puncak Penyebaran Omicorn Diprediksi Tejadi Bulan Februari Dan Maret

“Ternyata trakeanya luka sedikit, tak sampai tembus ke dalam. Saat ini sudah dijahit kembali, kondisinya baik,” terang dr Triastutik.

Yasin kini tengah berada di ruang ICU RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo dan akan terus diobservasi oleh dokter, apabila tidak terjadi pendarahan di tenggorokannya maka ia akan dipindahkan keruang rawat inap saat kesadarannya sudah membaik.

Sementara Muripah dirawat di ruang rawat inap RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo karena kesadarannya sudah membaik.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra