info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Mas Pung Dan Mbak Titik, Pilih Jargon Mojokerto Keren

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Mas pung mbak titik
Foto Foto : Mbak Titik Saat Bersama Wartawan
Mas pung mbak titik
Foto : Mbak Titik Saat Bersama Wartawan

Lenteramojokerto.com | Lands Caffe – Titik Masudah Bakal Calon Wakil Bupati Mojokerto, menyatakan akan membuat Mojokerto bekerja secara nyata alias (Keren). Ia bersama Pasangan calon incumbent Pungkasiadi ini berjanji akan menggali potensi daerah secara maksimal.

Titik sapaan akrab Titik Masudah menjelaskan bahwa mojokerto memiliki potensi besar untuk menjadi maju dan tak kalah dengan daerah lain di indonesia.

“Saya melihat potensi Kabupaten Mojokerto tidak kalah dengan daerah lain. Tapi mungkin masih butuh sentuhan khusus dan butuh adanya peningkatan lagi agar menjadi lebih baik lagi,” ujar Mbak Titik kepada wartawan, Rabu (16/9/2020) siang.

Lebih lanjut wanita kelahiran kedungmaling ini mengaku merasa terpanggil untuk pulang kampung dan menjadikan Kabupaten Mojokerto menjadi lebih maju dan sejahtera.

“Sesuai jargon Mas Pung – Mbak Titik, ingin menjadikan Kabupaten Mojokerto Keren. Keren disini adalah kependekan dari Kerja Nyata. Bukan hanya sekedar janji dan lips servis tapi yang terpenting akan kita implementasikan kepada program kerja kita nantinya,” tegasnya.

Selain itu adik kandung Menteri Tenaga Kerja ini menjabarkan jargonya yang di pakainya  ‘KEREN’ ini bukan sembarang huruf. Karena itu memiliki arti dan merupakan singkatan dari Kondusif, Edukatif, Religius, Energik dan Nyata.

“Intinya kita ingin menciptakan Kabupaten Mojokerto yang kondusif dengan menciptakan pemerintahan yang profesional, adaptif, reaktif dengan tatanan kehidupan masyarakat yang diwarnai semangat gotong royong, aman, tentram, damai dan sejahtera berdasar Pancasila dan NKRI,” urainya.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra