ADVERTISEMENT

Kampung Tangguh Semeru Anti Narkoba, dideklarasikan

Kampung Tangguh Semeru Anti Narkoba, dideklarasikan
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on google
Kampung Tangguh Semeru Anti Narkoba, dideklarasikan
Foto : Deklarasi bersama

Lenterainspiratif.com | Surodinawan – Kampung Tangguh Semeru yang bermula sebagai salah satu sarana untuk membantu gugus Tugas dalam menangani Covid-19, memiliki tugas baru dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Kota Mojokerto. Hal ini ditandai dengan pencanangan Kampung Tangguh Semeru Anti Narkoba di balai Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon oleh Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama jajaran Forkopimda Kota Mojokerto pada Jumat (4/9) sore.

Pencanangan Kampung Tangguh Semeru Anti Narkoba diawalii dengan pembacaan deklarasi anti narkoba oleh tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat serta anggota ormas. Dengan diucapkannya deklarasi ini sama halnya dengan pernyataan perang oleh pemerintah dan aparat penegak hukum bersama seluruh elemen masyarakat terhadap penyalahgunaan peredaran narkotika serta obat-obatan terlarang. Melalui deklarasi ini, semua pihak bertekad untuk menciptakan lingkungan kampung tangguh yang bersih dari penyalahgunaan peredaran narkoba, serta mengoptimalkan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba pada kampung tangguh.

Usai pembacaan deklarasi anti narkoba, pencanangan kampung tangguh semeru anti narkoba juga dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi anti narkoba oleh Ning Ita bersama jajaran forkopimda Kota Mojokerto, serta para tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat serta anggota ormas yang ada di Kota Mojokerto.

Dalam kesempatan ini Ketua DPRD, Sunarto berbagi kisah terkait penanganan narkoba di Kota Mojokerto. Ia menyampaikan bahwa memberantas narkoba sama dengan melawan mafia. “Kalau hanya sebatas anggota penegak hukum, tanpa kerjasama dengan masyarakat itu nonsense, saya yakin tidak akan bisa.”kata Sunarto.

Berita Terkait