HOME // Peristiwa

 

Heboh, Penghuni Lapas Mojokerto Positif Covid 19

 Pada: 24 Agustus 2020

Lapas mojokerto
Foto : lapas mojokerto

Lenteramojokerto.com .| Magersari – Lima narapidana tahanan Lapas Kelas IIB Mojokerto dinyatakan positif COVID-19, saat ini kelima narapidana yang terpapar virus Corona itu tengah diisolasi di dalam lapas.

,

Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto Wahyu Susetyo menuturkan, kasus lima napi positif COVID-19 tersebut baru diketahui ketika pihak lapas menggelar rapid test terhadap sejumlah warga binaan pada hari Kamis (13/8) lalu, dari hasil rapid test menunjukkan ada lima napi yang reaktif, selanjutnya kelima napi dites swab pada hari Selasa dan Rabu (18-19/8/2020).

“Sabtu (22/8) kemarin, kami menerima informasi lima warga binaan kami positif COVID-19. Statusnya 3 narapidana, 2 tahanan. Satu orang kasus penipuan, empat lainnya narkoba,” kata Wahyu kepada wartawan di kantornya, Jalan Taman Siswa, Kota Mojokerto, Senin (24/8/2020).

Saat ini kelima tahanan positif COVID-19 tersebut tengah diisolasi di Lapas Mojokerto, mereka di pindahkan ke tempat yang berbeda dari napi lainnya.

“Mereka kami isolasi sejak rapid test-nya reaktif. Kami beri multivitamin dan probiotik. Semuanya dalam kondisi baik dan saat ini tidak ada keluhan,” terangnya.

Upaya pencegahan penyebaran virus Corona di lapas, pihak Lapas Mojokerto melakukan pemeriksaan pada seluruh penghuni lapas yang berjumlah 642 orang. Setiap napi yang mengalami clue diminta segera melakukan pemeriksaan dan menjalani rapid test. Hingga kini sudah 40 warga binaan yang telah di rapid test.

“Setelah kami melakukan screening dan melakukan test rapid, hasilnya 20 orang reaktif dan telah kami isolasi di kamar yang terpisah dari warga binaan yang lain,” ungkapnya.

Sementara kunjungan keluarga para napi dan tahanan sudah dihentikan sejak virus Corona mewabah Maret lalu. Menurut Wahyu, Lapas Mojokerto hanya menerima titipan makanan dari keluarga warga binaan.

BACA JUGA :  Mojokerto Hujan Deras, 3 Desa di Dua Kecamatan Terendam Luapan Sungai

Kepala lapas sendiri belum dapat memastikan dari mana awal mula penularan virus Corona pada lima napi tersebut, penularan diduga dari warga binaan sendiri atau mungkin dari petugas lapas.

“Karena kami dengan tempat terbatas, jumlah warga binaan yang banyak, kemungkinan dari mereka. Tak menutup memungkinan teman-teman kami sendiri yang membawa dari luar,” tandasnya. (lai)









Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI