ADVERTISEMENT

Setelah tertunda 10 tahun, Ning Ita penuhi kelengkapan Modal Inbreng BPRS Kota Mojokerto

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Setelah tertunda 10 tahun, Ning Ita penuhi kelengkapan Modal Inbreng BPRS Kota Mojokerto
Foto foto :
Setelah tertunda 10 tahun, Ning Ita penuhi kelengkapan Modal Inbreng BPRS Kota Mojokerto
foto : Walikota Mojokerto menyerahkan Sertifikat kepada Direktur Utama BPRS Kota Mojokerto

lenteramojokerto.com | pemkot mojokerto  – Menindaklanjuti Perda 13 Tahun 2016 Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari menyerahkan sertifikat tanah aset untuk kelengkapan Penyertaan Modal Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Kota Mojokerto pada Selasa (11/8) Di Rumah Rakyat, Jl. Hayam Wuruk 50, Kota Mojokerto.

Penyerahan Sertifikat tersebut kepada Direktur Utama BPRS Kota Mojokerto, Choirudin dengan disaksikan oleh Aris Budiman dan Adi Sucipto selaku perwakilan dari OJK Regional IV.

BACA JUGA :  Dianggap Jadi Biang Kemacetan, Pemkot Mojokerto Akan Relokasi PKL Di Benteng

Lebih lanjut Ning Ita menjelaskan, sertifikat yang diberikan adalah aset tanah milik Pemkot. “Aset tanah dan bangunan tersebut sudah ditempati sejak 2011, awal beroperasional nya BPRS Kota Mojokerto, namun sebagai kelengkapan penyertaan modal sertifikat belum diserahkan sampai dengan tadi sore, selanjutnya sertifikat akan dibalik nama oleh BPRS dan dicatat nilainya di neraca agar diakui oleh OJK.”jelas Ning Ita.

Dalam kesempatan ini Choirudin menyampaikan terimakasih nya atas penyerahan kelengkapan penyertaan modal dari Pemkot. “Kami menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kota Mojokerto, khususnya kepada Ning Ita, karena sudah tiga kepala daerah yang mengawal proses inbreng ini, dan baru selesai di era beliau,”kata Choirudin.

BACA JUGA :  Tak Serius Tangani Limbah Debu PT Kobin, Pengelola NIP Diminta Tegas

Ia menambahkan penyetoran modal ini menguatkan kedudukan BPRS, terutama saat pandemi Covid-19. “Dengan adanya pencatatan penyetoran modal ini akan memperkuat posisi permodalan BPRS Kota Mojokerto, khususnya bagi perhitungan kecukupan modal minimum bagi BPRS,”pungkas Choirudi. (roe / adv)

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra