ADVERTISEMENT

Anak Jalanan Rebutan Wilayah Ini Kata Dewan Kota Mojokerto 

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
anak jalanan menjamur
Foto foto : Anjal Kota Mojokerto
anak jalanan menjamur
foto : Anjal Kota Mojokerto

lenteramojokerto.com | Mojokerto – Keberadaan anak jalanan di sejumlah ruas jalan Kota Mojokerto yang semakin menjamur membuat sejumlah kalangan dewan bereaksi, apalagi dengan adanya kejadian beberapa saat yang lalu, pengamen dan anak jalanan sempat bentrok hingga viral di media sosial. bentrok tersebut diduga rebutan lahan di ruas jalan gajah mada Kota Mojkerto.

Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Hariana Dodik Murtono, Rabu (5/8/2020) saat di konfirmasi atas bentrokan anjal dan pengemis tersebut menjelaskan, bahwa bentrok terjadi karena dipicu masalah pribadi.

BACA JUGA :  Pria Di Mojokerto Tewas Terlindas Truk Gandeng Saat Hindari Kubangan Air

“Pemicu pertengkaran karena masalah pribadi sampai memicu perkelahian,” ujar Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Hariana Dodik Murtono,

Sementara itu Junaidi Malik Wakil ketua DPRD Kota Mojokerto Rabu (5/8/2020) mengatakan bahwa keberadaan para pengamen di jalanan kota mojokerto adalah bentuk kelemahan kebijakan pemerintah setempat, parahnya mereka rata rata masih berusia pelajar. ia merasa kurang memahami bagaimana kerangka kebijakan program Pemkot yang berjalan selama ini sehingga nampak adanya kelemahan terkait persoalan tersebut.

BACA JUGA :  Dianggap Jadi Biang Kemacetan, Pemkot Mojokerto Akan Relokasi PKL Di Benteng

” kelemahan kebijakan yang ada menjadikan para pengamen, peminta peminta seoalah olah mendaptkan legalitas dan ruang yang leluasa dan dipastikan semakin menjamur generasi pengamen kota mojokerto ke depan, bahkan sudah banyak anak usia pelajar, saya kurang memahami bagamana subantsi dasar dan kerangka kebijakan program Pemerintah setempat. anak jalanan dan pegemis ,semakin hari semakin menjamur serta pengamen dan peminta minta yang mangkal di beberpa perempatan trafig lift Kota Mojokerto yang setiap hari leluasa terlihat bebas seolah lepas dari pengawasan, pembinaan dan monitoring,” Kata Mas Juned sapaan akrab Junaidi Malik.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra