HOME // Peristiwa // Terkini

 

Update Data Covid Mojokerto, Pasien Positif Salah Satunya Istri Pedagang Buah

 Pada: 1 Juni 2020

peta sebaran covid 19 kota Mojokerto

Lenteramojokerto.com | Perkembangan kasus virus Corona atau Covid 19 di kota mojokerto terus mengalami peningkatan, hingga Senin 1/6/2020, bahwa orang dalam resiko (ODR) mengalami peningkatan sebesar 5 orang, Orang Tanpa Gejala (OTG) 0 orang, Orang Dalam Pengawasan (ODP) meningkat 3 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 0, terkonfirmasi positif bertambah 4 orang, dalam perawatan 11 orang dan pasien sembuh belum ada perkembangan tetap 2 orang.

,

Berdasarkan pusat informasi Covid 19 Kota Mojokerto Jumlah Orang Dengan Resiko (ODR) 3.056 orang, Orang Tanpa Gejala (OTG) 30 Orang, Orang Dalam Pengawasan (ODP) 474 orang dengan rincian ( dalam pemantauan 101 orang, selesai pemantauan 373 Orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 11 orang dengan rincian (dalam pengawasan 2 orang, selesai pengawasan 5 orang, meninggal dunia 4 orang, terkonfirmasi positif Covid-19 7 orang, sementara pasien meninggal 0, dan sembuh 2 orang diantaranya 1 dari kelurahan sentanan, kecamatan kranggan dan 1 dari Kelurahan Gununggedangan, Kecamatan Magersari.

Gaguk Tri Prasetyo, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto mengatakan, pasien 10 merupakan perempuan berinisial K (55) yang berprofesi sebagai penjual buah di pasar tanjung, pasien ke 11 merupakan laki laki (38) berinisial T, pasien ke 12 merupakan perempuan berinisial NY (32) yang berprofesi sebagai penjual toko dirumahnya sendiri, pasien ke 13 merupakan seorang laki laki berinisial Y (37) yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan.

” Ke empat pasien baru tersebut semuanya berlamat di kedundung, sementara darimana penularanya masih menunggu informasi lebih lanjut”, tukas Gaguk.

Sebelumnya Jumlah Orang Dengan Resiko (ODR) 3.042 orang, Orang Tanpa Gejala (OTG) 30 Orang, Orang Dalam Pengawasan (ODP) 471 orang dengan rincian ( dalam pemantauan 104 orang, selesai pemantauan 367 Orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 10 orang dengan rincian (dalam pengawasan 1 orang, selesai pengawasan 5 orang, meninggal dunia 4 orang, terkonfirmasi positif Covid-19 7 orang, sementara pasien meninggal 0, dan sembuh 2 orang diantaranya 1 dari kelurahan sentanan, kecamatan kranggan dan 1 dari Kelurahan Gununggedangan, Kecamatan Magersari.

BACA JUGA :  Info Pemadaman Listrik Mojokerto

Saat ini terdapat tiga orang lain yang diketahui memiliki kontak erat dengan M (59) sebagai pasien ke 9, Ketiganya bakal menjalani uji swab setelah hasil rapid test diketahui reaktif.

Gaguk Tri Prasetyo, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto mengatakan, usai dinyatakan sebagai pasien yang terkonfirmasi positif, tim tracing Gugus Tugas melakukan penelusuran terhadap kasus baru yakni dari seorang pedangan buah di Pasar Tanjung anyar.

”Yang bersangkutan sudah di karantina dan diminta untuk libur dulu,” terangnya, Senin (01/06/2020)

Kata Gaguk, dalam mengantisipasi adanya penularan, petugas juga menggelar tracing dengan melakukan rapid test dilingkungan terdekat pasien 09.

“Ada lima orang yang kita rapid test, karena mereka diketahui memiliki riyawat kontak dengan pedagang buah yang terkonfirmasi positif. Kelimanya juga kita tetapkan sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG),” paparnya.

Menurutnya, dari hasil rapid test,.dua orang dinyatakan nonreaktif. Sedangkan tiga orang lainnya mendapatkan hasil reaktif.

”Yang reaktif akan segera ditindaklanjuti dengan pengambilan swab,” tegas Gaguk.

Terkait munculnya kasus baru tersebut, tidak menutup kemungkinan pasar induk terbesar di Kota Mojokerto itu berpotensi menjadi klaster penyebaran Covid-19.

Namun pihaknya belum bisa memastikan, apakah Pasar Tanjung sudah masuk sebagai kategori klaster penyebaran Covid-19 atau tidak.

Dia mengatakan, jika berkaca pada klaster penyebaran Covid-19 di Jawa Timur lainnya, jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 tercatat lebih dari satu kasus. Selain itu, didalam satu klaster juga terjadi penularan secara transmisi lokal.

”Kalau pedagang (positif 09) ini kan belum bisa terdeteksi apakah terinfeksi dari luar atau di pasar sendiri. Karena masih ada satu (kasus)” sebutnya.

Sambil menunggu hasil Swab, petugas bakal melakukan tracing dan penelusuran di area pasar. Khususnya sesama pedagang, jika selama dua pekan terakhir ini pernah memiliki kontak dengan pasien M. Jika diperlukan, tim gugus tugas juga bakal kembali melakukan rapid test. (Roe)

BACA JUGA :  Ning Ita Wadahi Lomba MTQ Sebagai Pengembangan Kompetensi Dasar Agama









Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI